Sektor pertanian memiliki prospek untuk dikembangkan, namun terdapat permasalahan seperti kerusakan lingkungan dan perubahan iklim. Banyaknya luas lahan yang hilang harus dikembalikan sebagaimana fungsinya melalui kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan dengan melibatkan banyak pihak, baik pihak pemerintah maupun swasta. Banyaknya bibit yang dibutuhkan, sehingga terdapat perusahaan yang bergerak di bidang penyedia bibit yang salah satunya adalah CV Adam Jaya Abadi. Penelitian dilakukan untuk menganalisis kelayakan finansial dan merancang strategi pengembangan usaha pembibitan dengan menggunakan analisis SOAR. Kelayakan finansial terdiri dari analisis jangka pendek dan analisis jangka panjang. Analisis SOAR merupakan analisis yang berfokus pada nilai-nilai positif untuk menciptakan rasa memiliki sehingga dapat bersama-sama untuk mencapai tujuan. Analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa usaha layak untuk dijalankan karena memiliki keuntungan atau penerimaan lebih besar dari jumlah biaya yang dikeluarkan. Analisis jangka panjang menggunakan medote NPV diperoleh nilai sebesar Rp3.052.701.847, IRR sebesar 14%, nilai Net B/C sebesar 2,4, Gross B/C memiliki nilai sebesar 1,2, dan Payback Period lebih kecil dari umur usaha yaitu 2,5. Nilai-nilai yang diperoleh tersebut menunjukkan bahwa usaha layak untuk dijalankan. Pengembangan usaha dengan analisis SOAR menunjukkan bahwa strategi pengembangan dilakukan menggunakan strategi SA yaitu penciptaan strategi berdasarkan kekuatan untuk mencapai hasil yang terukur.