Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana persepsi harga dan brand image memengaruhi loyalitas pelanggan di gerai Teras Dimsum Tebing Tinggi, dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel intervening. Masalah utama dalam penelitian ini adalah penurunan penjualan hingga 50% meskipun merek Teras Dimsum sudah dikenal luas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksplanatori dengan menyebarkan kuesioner kepada 96 responden melalui teknik accidental sampling. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak SmartPLS 3.0 dengan metode SEM melalui beberapa tahap pengujian, yaitu uji validitas (loading factor), uji reliabilitas (AVE, Cronbach Alpha dan Composite Reliability), serta uji model struktural (uji R-Square dan uji hipotesis melalui prosedur bootstrapping untuk melihat nilai T-statistics dan P-values). Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan pada Teras Dimsum Tebing Tinggi; (2) Brand image tidak berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan pada Teras Dimsum Tebing Tinggi; (3) Persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada Teras Dimsum Tebing Tinggi; (4) Brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada Teras Dimsum Tebing Tinggi; (5) Kepuasan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan pada Teras Dimsum Tebing Tinggi; (6) Persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan melalui kepuasan pelanggan sebagai variabel intervening pada Teras Dimsum Tebing Tinggi; (7) Brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan melalui kepuasan pelanggan sebagai variabel intevening pada Teras Dimsum Tebing Tinggi. Kepuasan pelanggan terbukti menjadi kunci utama yang menghubungkan harga dan citra merek menuju loyalitas. Penelitian ini menyarankan Teras Dimsum untuk mengevaluasi kembali kesesuaian harga dan porsi produk guna mengembalikan kepercayaan pelanggan.