kurniawan, Yosef
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pendekatan Differentiated Instruction dan Peran Guru Sekolah Minggu Terhadap Pertumbuhan Iman Anak Usia Dini di Sekolah Minggu OI Bukit Sion-Lampung Simatupang, Jhonnedy Kolang Nauli; kurniawan, Yosef
JURNAL TALITAKUM: JURNAL PENDIDIKAN KRISTEN ANAK USIA DINI Vol 4 No 1 (2025): Talitakum: Jurnal Pendidikan Kristen Anak Usia Dini
Publisher : PRODI PKAUD, IAKN TARUTUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69929/talitakum.v4i1.3

Abstract

Pentingnya pendekatan pembelajaran yang tepat untuk mendukung perkembangan iman anak usia dini di Sekolah Minggu menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Dalam hal ini, pendekatan Differentiated Instruction, yang menyesuaikan metode pengajaran dengan gaya belajar anak, serta peran guru Sekolah Minggu sebagai pembimbing rohani, diharapkan dapat memperkuat pemahaman dan penerapan ajaran iman Kristen pada anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak gabungan antara pendekatan Differentiated Instruction dan peran guru Sekolah Minggu terhadap pertumbuhan iman anak usia dini di Sekolah Minggu GKOI Bukit Sion-Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain survei, yang melibatkan pengumpulan data melalui angket yang disebarkan kepada orang tua anak-anak yang mengikuti Sekolah Minggu. Angket ini mencakup pertanyaan yang menggali pandangan orang tua mengenai pengaruh pembelajaran yang dibedakan dan peran guru terhadap perkembangan iman anak mereka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Differentiated Instruction dan Peran Guru Sekolah Minggu berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Iman Anak Usia Dini di Sekolah Minggu GKOI Bukit Sion-Lampung. Temuan ini dapat menjadi acuan dalam pengembangan kurikulum dan metode pengajaran di Sekolah Minggu, sekaligus memberi wawasan bagi orang tua dan pendidik dalam membimbing anak-anak menuju pertumbuhan iman yang lebih holistik.