Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Principal's Managerial Strategy in Optimizing Local Wisdom Extracurricular Activities in The Curriculum at SDN 006 Palaran Maimunah, Isti; Harmawati, Harmawati; Ikhwanul, Muhammad; Suratman, Suratman
EDUCASIA: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol 11 No 1 (2026): Educasia, 11(1), April 2026
Publisher : Pusat Pelatihan, Riset, dan Pembelajaran Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21462/educasia.v11i1.465

Abstract

Education in the current era of globalization is facing serious challenges in the form of moral degradation and the fading of local cultural identity among the younger generation. In response to this, the learning process is required to no longer focus solely on theoretical aspects, but must also provide contextual learning experiences through the integration of character values and local wisdom. This study aims to comprehensively analyze the principal's managerial strategies in optimizing local wisdom-based extracurricular activities to strengthen the educational character and cultural resilience of students at SDN 006 Palaran. This research adopts an interpretive paradigm through a qualitative approach with a descriptive case study design specification executed in a naturalistic manner. The phenomenon of discipline and subject interactions are investigated organically at the focus of the educational institution without any intervention or manipulation of research variables, in order to explore a holistic understanding of the patterns and articulation of established curriculum implementation at the institution. The implementation phase was realized through the internalization of values in extracurricular activities such as the preservation of regional dances and visits to cultural sites supported by the school culture and optimal utilization of resources. Meanwhile, the evaluation phase was carried out through authentic assessments of changes in student behavior that functioned as a tool for reflection and quality control through a continuous improvement approach. Research findings indicate that a non-centralized management strategy has proven effective in optimizing local school potential independently. This study emphasizes that an innovative approach through optimizing extracurricular activities focuses not only on implementation but also on the principal's strategy in developing a curriculum that supports a supportive learning environment.
Rekonstruksi Perencanaan Pendidikan Dasar Berbasis Masalah Lokal Daerah di SDN 009 Samarinda Seberang Ikhwanul, Muhammad; Mahmud, Muchammad Eka; Muaddin, Ahmad
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49905

Abstract

Perencanaan pendidikan dasar pada umumnya masih bersifat administratif dan belum sepenuhnya mengakomodasi permasalahan lokal yang dihadapi peserta didik di lingkungan sekitarnya. Padahal, Kurikulum Merdeka memberikan ruang bagi satuan pendidikan untuk mengembangkan pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kondisi sosial, budaya, serta geografis daerah. SDN 009 Samarinda Seberang sebagai sekolah yang berada di kawasan urban-pesisir memiliki karakteristik masyarakat yang beragam sehingga membutuhkan model perencanaan pendidikan yang adaptif terhadap masalah lokal daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, serta lingkungan sekolah. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi perencanaan pendidikan berbasis masalah lokal dapat dilakukan melalui lima tahapan, yaitu analisis konteks lokal, penyusunan program berbasis kebutuhan daerah, pengembangan bahan ajar kontekstual, implementasi pembelajaran berdiferensiasi, serta evaluasi berkelanjutan. Pendekatan ini mampu meningkatkan relevansi pembelajaran, motivasi belajar siswa, kepedulian sosial, serta penguatan identitas budaya lokal di lingkungan SDN 009 Samarinda Seberang.