Kemampuan koneksi matematis siswa masih tergolong rendah, khususnya dalam menghubungkan konsep matematika dengan konsep lain maupun dengan kehidupan sehari-hari. Rendahnya kemampuan koneksi matematis menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam memahami keterkaitan antar konsep matematika dan menyelesaikan masalah kontekstual. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan koneksi matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 19 Ambon pada materi teorema Pythagoras. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga siswa yang dipilih berdasarkan kemampuan kategori tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan koneksi matematis dan wawancara. Instrumen tes berupa tiga soal uraian yang disusun berdasarkan indikator kemampuan koneksi matematis dan pedoman wawancara. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek kategori tinggi mampu memenuhi seluruh indikator kemampuan koneksi matematis dan menjawab semua soal dengan benar. Subjek kategori sedang mampu memenuhi seluruh indikator kemampuan koneksi matematis namun masih melakukan beberapa kesalahan pada satu soal. Sementara itu, subjek kategori rendah hanya memenuhi dua indikator kemampuan koneksi matematis. Dengan demikian, kemampuan koneksi matematis siswa pada materi teorema Pythagoras masih perlu ditingkatkan. Kesalahan yang sering dilakukan siswa adalah kesalahan proses, kesalahan penulisan jawaban, kesalahan konsep dan kesalahan keterampilan komputasi.