Ayal, Carolina Selfisina
Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura

Published : 37 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) PADA MATERI BARISAN DAN DERET ARITMATIKA DI KELAS XI SMA NEGERI 10 AMBON Feronika Kempirmase; Carolina Selfisina Ayal; Darma Andreas Ngilawajan
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura 2019: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.362 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal-soal Higher Order Thinking Skill (HOTS). Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitaif-kualitatif. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 10 Ambon. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 3 orang siswa yang diambil dari kelas XI IPA2, yaitu 1 siswa dengan kategori sedang, 1 siswa dengan kategori rendah dan 1 siswa dengan kategori sangat rendah. Pengambilan subjek berdasarkan hasil tes yang diperoleh siswa. Materi barisan dan deret aritmatika diberikan untuk melihat kemampuan berpikir kritis siswa dalam meneyelesaikan soal HOTS. Hasil penelitian menunjukan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS materi barisan dan deret aritmatika dari empat soal yang diberikan masih tergolong sangat rendah. Berdasarkan hasil tes dan wawancara dari ketiga subjek menunjukan bahwa siswa lebih cenderung merasa kesulitan pada saat memasuki tahap menganalisis dan mengevaluasi. Siswa sering lupa dengan konsep yang terkait dengan soal sehingga menyulitkan mereka untuk menyelesaiakan soal apalagi soal yang berbentuk soal HOTS yang lebih bersifat kontekstual dan membutukan kemampuan untuk menganalisis dan mengevaluasi yang tinggi
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA MATERI STATISTIKA Frilia P Souhoka; Carolina Selfisina Ayal; Christina Martha Laamena
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura 2019: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.952 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 22 Ambon menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match dan model pembelajaran konvensional pada materi statistika. Tipe penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian eksperimental (Experimental Research). Desain penelitian eksperimen yang digunakan adalah Post-Test Only Control Group Design. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik uji inferensial yang terdiri dari uji normalitas data, uji homogenitas dan uji hipotesis. Data dalam pengujian tersebut diolah dengan menggunakan SPSS versi 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar menggunakan model pembelajaran Make A Match dan model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukan dengan hasil atau data yang diperoleh yaitu nilai Sig. (2-tailed) lebih kecil dari nilai yaitu 0.028
METAKOGNITION ANALYSIS OF CLASS X SMA NEGERI 5 AMBON IN SOLVING THE SYSTEM PROBLEM OF THREE LINEAR EQUATOINS Diana Prisillia Huwae; Carolina Selfisina Ayal; Juliana S Molle
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura 2019: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.84 KB)

Abstract

This study aims to illustrate the activities of grade X students of SMA Negeri 5 Ambon in solving the system problems three variables of linear equations with high, medium and low categories of mathematical abilities. This type of research is quantitative-qualitative. The subject in this study was taken using purposive sampling techniques. The subject in this study was 3 people with 1 person representing each category of mathematical abilities (high, moderate, and low). Research shows that students of grade X SMA N 5 Ambon in solving the system of three variables of linear equations with high category mathematics skills involving knowledge and activity. Subjects involve their activities such as planning, monitoring and evaluation activities. Students of Grade X SMA N 5 Ambon in solving a system of three-variable linear equations in the moderate mathematical category, involving knowledge and activities. Subjects involve their activities such as planning and evaluation activities. However, the subject does not involve monitoring activities. The subject also does not write conclusions from the results obtained. Students of Grade X SMA N 5 Ambon in solving a system of three-variable linear equations in the low mathematics category, involving knowledge and activity. The subject involves only planning activities. Monitoring and evaluation activities are not involved
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA PADA MATERI PERSAMAAN KUADRAT Jovanca Agustina Siahaya; Carolina Selfisina Ayal; Darma Andreas Ngilawajan
Science Map Journal Vol 3 No 1 (2021): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol3issue1pp1-18

Abstract

Kemampuan penalaran matematis adalah kemampuan proses berpikir tingkat tinggi untuk menghubung-hubungkan suatu data atau fakta dengan suatu data atau fakta lainnya secara matematis untuk menjawab suatu persoalan atau permasalahan sehingga menghasilkan suatu ide gagasan, pemecahan atau jawaban yang logis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa pada materi persamaan kuadrat di kelas IX SMP Negeri 2 Ambon. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 2 Ambon dengan jumlah subjek sebanyak 25 siswa dari kelas IX-1 dan subjek yang dipilih untuk diwawancarai yaitu 1 siswa dengan kategori sangat tinggi, 1 siswa kategori sedang, dan 1 siswa dengan kategori rendah. Materi persamaan kuadrat diberikan untuk melihat kemampuan penalaran matematis siswa. Presentase terbesar hasil tes siswa berada pada kategori rendah. Berdasarkan hasil tes menunjukan bahwa siswa dengan kategori sangat tinggi mampu memenuhi semua indikator kemampuan penalaran matematis. Siswa dengan kemampuan sedang untuk setiap soal tidak memenuhi indikator mengajukan dugaan dikarenakan siswa lebih memilih menyelesaikan soal terlebih dahulu agar mendapat jawaban yang pasti tanpa harus menduga-duga. Sedangkan untuk siswa dengan kategori sedang hanya mampu memenuhi tiga indikator pada soal tes nomor satu tetapi untuk soal tes nomor dua siswa dengan kategori rendah hanya mampu memenuhi indikator mengajukan dugaan dikarenakan tidak memahami soal tes nomor dua dengan baik sehingga tidak dapat menyelesaikan soal tes nomor dua
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN MISSOURI MATHEMATICS PROJECT PADA MATERI PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINIER SATU VARIABEL Frini Dorita Maahury; La Moma; Carolina Selfisina Ayal
Science Map Journal Vol 3 No 1 (2021): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol3issue1pp19-24

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi persamaan dan pertidaksamaan linier satu variable dengan menggunakan model pembelajaran Missouri mathematics project pada siswa kelas VII SMP Kristen Kusu-Kusu Sereh Ambon. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-1 SMP Kristen Kusu-Kusu Sereh Ambon yang berjumlah 12 siswa tahun ajaran 2020/2021. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan kualitatif. untuk mengukur tingkat belajar siswa kelas VII-1 SMP Kristen Kusu-Kusu Sereh Ambon maka analisis yang dipakai adalah analisis data kuantitatif (Kriteria Ketuntasan Minimum) dan data kualitatif (Reduksi data, Pemaparan data dan Penarikan kesimpulan). Hasil temuan pada penelitian ini menunjukan bahwa adanya peningkatan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari tes akhir siklus I dan siklus II. Siklus I siswa mencapai KKM 6 siswa dengan presentase 50% sementara 6 siswa tidak mencapai KKM dengan presentase 50%. Kemudian untuk siklus II siswa mencapai KKM 9 siswa dengan presentase 75% dan siswa tidak mencapai KKM 3 siswa dengan presentase 25%. Dari presentase ketuntasan pada siklus I dan siklus II maka terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 25%. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa pada materi persamaan dan pertidaksamaan linier satu variable dapat ditingkatkan dengan model pembelajaran Missouri Mathematics Project di kelas VII SMP Kristen Kusu-Kusu Sereh Ambon
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN DISPOSISI MATEMATIS SISWA SMP NEGERI 2 KAIRATU DALAM MENYELESAIKAN MATERI SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL Farah Alvionita; Theresia Laurens; Carolina S Ayal
Science Map Journal Vol 4 No 1 (2022): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol4issue1pp31-39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif dan disposisi Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif dan disposisi matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kairatu dalam menyelesaikan materi sistem persamaan linier dua variabel. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif-kualitatif. Sumber dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kairatu dan subjek dalam penelitian ini adalah 3 orang siswa diantaranya 1 orang mewakili masing-masing katagori kemampuan berpikir kreatif (tinggi, sedang, dan rendah). Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu soal tes kemampuan berpikir kreatif, dan angket disposisi matematis. Hasil penelitian menujukan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi sistem persamaan linier dua variabel masih rendah dengan presentase 77, 78%, dimana presentase untuk indikator fluency 3,70%, indikator flexibility 3,70%, indikator originality 0%, dan indikator elaboration 11,11%. Disposisi matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kairatu berada pada kategori sedang dengan presentase 48,14%
VARIATIONS IN THE USE OF MAKE A MATCH LEARNING MODELS, SCRAMBLE LEARNING MODELS, AND CONVENTIONAL LEARNING MODELS TO IMPROVE STUDENT LEARNING OUTCOMES Carolina Selfisina Ayal; Binti Rohmawati; Taufan Talib
Science Map Journal Vol 4 No 2 (2022): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol4issue2pp74-81

Abstract

Variations in the use of various mathematical learning models are expected to provide an overview of the ability of students to understand mathematical concepts. This study aimed to determine the variation of students' mathematics learning outcomes by using the make a match learning model, the scramble learning model, and the Conventional learning model. Using the quasi-experimental method, the make a match and scramble learning model was applied as the independent variable and the conventional learning model as the control variable. Statistically, the F test was used to show that there was a difference in the mean with the value of Fcount = 4.22 > Ftable = 3.18, and Tukey's HSD analysis showed a value of 14.18 and compared to the group mean, it was concluded that the use of the make a match learning model gave the better learning result value between scramble and conventional learning models
GENDER AND THINKING PROCESSES IN PROBLEM SOLVING A SYSTEM OF LINEAR EQUATIONS WITH TWO VARIABLES: A CASE STUDY OF CLASS VIII JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Rupilele, Karolina; Mataheru, Wilmintjie; Ayal, Carolina Selfisina
Sora Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2024): Sora Journal of Mathematics Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika (Kampus Kab. Maluku Barat Daya) Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/sora.5.1.77-90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir peserta didik kelas VIII SMP Kristen Kalam Kudus Ambon dalam pemecahan masalah sistem persamaan linear dua variabel ditinjau dari perbedaan gender. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah dua peserta didik kelas VIII Tahun Ajaran 2019/2020, yang terdiri dari satu peserta didik laki-laki (JT) dan satu peserta didik perempuan (JLK). Alasan pengambilan subjek tersebut, dikarenakan mereka menjelaskan dengan baik hasil penyelesaian soal pemecahan masalah pada saat wawancara dilakukan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes pemecahan masalah dan wawancara. Teknik analisis data mengacu pada konsep Miles dan Huberman yaitu tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil analisis diperoleh data bahwa proses berpikir kedua subjek memiliki proses berpikir yang berbeda-beda pada indikator proses berpikir dalam pemecahan masalah berdasarkan langkah-langkah polanya. Subjek JT dan subjek JLK memiliki proses berpikir konseptual, karena mereka mengungkapkan dengan teliti dan detail dalam memahami masalah, menyusun rencana penyelesaian, menyelesaikan masalah sesuai perencanaan, dan sangat cermat dalam mengatasi masalah yang diberikan dengan berbekal pengetahuan yang dimiliki dan konsep yang telah dipelajari. Subjek menggunakan lebih dari satu alternatif jawaban, dan pada langkah akhir selalu melakukan pengecekan kembali hasil yang diperoleh
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL HIGH ORDER THINKING SKILLS (HOTS) PADA MATERI PROGRAM LINEAR DI KELAS XI SMA NEGERI 63 MALUKU TENGAH Anjani, Chayla; Ratumanan, Tanwey Gerson; Ayal, Carolina Selfisina
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v5.i2.p95-106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal High Order Thinking Skills (HOTS) pada materi program linier di kelas XI SMA Negeri 63 Maluku Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif-kualitatif. Sumber data yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 18 siswa. Awalnya direncanakan 5 subjek dengan 1 siswa kemampuan sangat tinggi, 1 siswa kemampuan tinggi, 1 siswa kemampuan sedang, 1 siswa kemampuan rendah dan 1 siswa kemampuan sangat rendah, tetapi pada hasil tes tidak terdapat siswa yang memiliki kemampuan sangat tinggi dan tinggi sehingga diambil 3 subjek penelitian dengan kemampuan sedang, rendah dan sangat rendah. 3 subjek terpilih kemudian diwawancarai untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal High Order Thinking Skills (HOTS) yang dianalisis dengan tahapan pemecahan masalah langkah polya. Berdasarkan hasil analisis, nilai rata-rata dari keseluruhan soal tes diperoleh 5.55% untuk kemampuan menganalisis dan 30.5% untuk kemampuan mengevaluasi. Sehingga kemampuan siswa kelas XI dalam menyelesaikan soal High Order Thinking Skills (HOTS) tergolong sangat rendah. Kata Kunci: High Order Thinking Skills, Langkah Polya, Program Linear
ANALISIS KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA KELAS IX SMP PADA MATERI FUNGSI KUADRAT Kartutu, Octovina; Ayal, Carolina Selfisina; Ramadhani, Widya Putri
Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika Unpatti
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jpmunpatti.v5.i2.p69-78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis siswa kelas IX SMP Negeri 12 Ambon pada materi fungsi kuadrat. Kemampuan koneksi matematis adalah kesanggupan siswa dalam menghubungkan antar konsep dalam matematika, konsep matematika dengan kehidupan sehari-hari dan konsep matematika dengan bidang ilmu lain. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IX 2 dan guru matematika SMP Negeri 12 Ambon. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan koneksi matematis siswa secara keseluruhan berada pada kategori rendah. Terdapat 20,83% kemampuan koneksi matematis siswa pada kategori tinggi, terdapat 29,17% kemampuan koneksi matematis siswa pada kategori sedang dan terdapat 50% kemampuan koneksi siswa pada kategori rendah. Subjek GW yang berkemampuan tinggi pada kemampuan koneksi matematis memenuhi indikator koneksi antar konsep dalam matematika, koneksi antar matematika dengan kehidupan sehari-hari dan koneksi matematika dengan bidang ilmu lain. Subjek GFR yang berkemampuan sedang hanya memenuhi indikator koneksi antar konsep dalam matematika dan koneksi matematika dengan kehidupan sehari-hari dan subjek IL yang berkemampuan rendah hanya memenuhi koneksi matematika dengan kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: Fungsi Kuadrat, Kemampuan Koneksi Matematis