Kemampuan komunikasi matematis siswa masih belum optimal, terutama pada materi statistika kelas VIII. Hal ini terlihat dari kesulitan siswa dalam menyampaikan gagasan matematika melalui tulisan, representasi visual, maupun penggunaan simbol-simbol matematis secara tepat. Salah satu alternatif solusi yang dapat diterapkan adalah pengembangan bahan ajar interaktif yang mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul matematika berbasis guided inquiry serta menilai tingkat kevalidan, kepraktisan, dan potensi peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa melalui penggunaan e-modul tersebut. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian melibatkan 3 validator ahli, yaitu ahli media, ahli materi, serta ahli konstruk dan isi, serta 16 siswa kelas VIII yang mengikuti uji coba terbatas. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli, angket respon guru dan siswa, serta tes kemampuan komunikasi matematis yang disusun mengacu pada indikator komunikasi matematis menurut NCTM (2000). Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan memperoleh kategori sangat valid berdasarkan penilaian ahli media 97%, ahli materi 90,03%, serta ahli konstruk dan isi 93,8%. Sementara itu, hasil angket respon siswa 76,25% dan respon guru 78,13% menunjukkan bahwa e-modul berada pada kategori praktis untuk digunakan dalam pembelajaran. Selain itu, hasil pretest dan posttest memperlihatkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan rata-rata nilai n-gain sebesar 0,7 yang termasuk kategori sedang. Dengan demikian, e-modul matematika berbasis guided inquiry yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, serta berpotensi meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa pada tahap uji coba terbatas.