p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AL-MANSYUR
Romadiyah, Nita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Revitalisasi Zakat Mal sebagai Instrumen Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Karangploso Anwar, Khoirul; Rahma, Firda; Romadiyah, Nita
AL-MANSYUR Vol 6 No 1 (2026): PENGARUSUTAMAAN ZAKAT MAAL UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah (ES) STAI Nahdlatul Ulama (STAINU) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zakat mal merupakan salah satu instrumen penting dalam sistem ekonomi Islam yang memiliki dimensi ibadah sekaligus sosial-ekonomi. Secara ideal, zakat berfungsi sebagai mekanisme distribusi kekayaan untuk mengurangi kesenjangan sosial, menanggulangi kemiskinan, dan mewujudkan keadilan ekonomi. Namun, dalam praktiknya, pengelolaan zakat mal di tingkat lokal, khususnya di Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang, masih cenderung bersifat konsumtif dan insidental sehingga belum mampu menciptakan dampak ekonomi jangka panjang bagi mustahik.. Hasil kajian menunjukkan bahwa potensi zakat mal di Kecamatan Karangploso cukup besar, namun belum dikelola secara optimal akibat rendahnya kesadaran muzakki, lemahnya sosialisasi, serta rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat. Oleh karena itu, revitalisasi zakat mal melalui penguatan tata kelola, peningkatan profesionalisme amil zakat, serta pengembangan zakat produktif menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik. Optimalisasi zakat produktif diharapkan mampu mendorong transformasi mustahik menjadi muzakki secara berkelanjutan dan menjadikan zakat sebagai pilar pembangunan ekonomi masyarakat berbasis keadilan dan kesejahteraan sosial. Tujuan : untuk menganalisis peran zakat mal serta urgensi revitalisasinya sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Metode : penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis
Sistem Pengupahan Tenaga Kerja di BUMDES Kusuma Ampeldento Karangploso Dalam Perspektif Kesejahteraan Pekerja Khofsah, Sholihatin; Romadiyah, Nita; Hasanah, Siti
AL-MANSYUR Vol 6 No 1 (2026): PENGARUSUTAMAAN ZAKAT MAAL UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah (ES) STAI Nahdlatul Ulama (STAINU) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengupahan merupakan hak dasar tenaga kerja yang berperan penting dalam menjamin kesejahteraan pekerja dan keberlanjutan hubungan kerja. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai lembaga ekonomi desa yang melibatkan tenaga kerja lokal memiliki karakteristik tersendiri dalam penerapan sistem pengupahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengupahan tenaga kerja di BUMDes KUSUMA Ampeldento Karangploso dalam perspektif kesejahteraan pekerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Informan penelitian terdiri atas pengelola dan tenaga kerja BUMDes KUSUMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengupahan di BUMDes KUSUMA ditetapkan berdasarkan kebijakan internal yang berpedoman pada AD/ART dan SOP BUMDes, dengan menerapkan standar upah minimal sebesar Rp1.500.000 per bulan dan tanpa batas maksimal upah. Besaran upah disesuaikan dengan kinerja individu, kontribusi unit usaha, dan kondisi keuangan BUMDes. Persepsi tenaga kerja menunjukkan bahwa upah yang diterima dinilai cukup dan adil, meskipun tingkat kepuasan bersifat relatif. Namun demikian, perlindungan hukum bagi tenaga kerja belum terpenuhi secara formal, khususnya terkait jaminan sosial dan keselamatan kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem pengupahan di BUMDes KUSUMA telah memberikan kesejahteraan secara ekonomis, tetapi masih memerlukan penguatan dalam aspek perlindungan hukum ketenagakerjaan agar kesejahteraan pekerja dapat terwujud secara berkelanjutan.