Alparizi, Exa Migdaad
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI GURU BERBASIS KOMUNIKASI KOLABORATIF DENGAN ORANG TUA DALAM MENGATASI KASUS BULLYING DI SEKOLAH DASAR Azahra, Nur Rahma; Alparizi, Exa Migdaad; Rahmawati, Desti; Firma Andrian
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4347

Abstract

Bullying merupakan permasalahan sosial yang sering terjadi di lingkungan sekolah dasar dan berdampak serius terhadap kesehatan fisik maupun psikologis siswa, seperti kecemasan, penurunan motivasi belajar, dan gangguan hubungan sosial. Kondisi ini menuntut adanya strategi pencegahan yang tidak hanya dilakukan oleh guru, tetapi juga melibatkan peran aktif orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi guru berbasis komunikasi kolaboratif dengan orang tua dalam mencegah dan menangani perilaku bullying di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan kerangka PICO dan pedoman PRISMA untuk menyeleksi artikel nasional dan internasional yang diterbitkan pada periode 2020–2024. Dari sepuluh artikel yang memenuhi kriteria inklusi, dilakukan analisis menggunakan pendekatan sintesis tematik yang mencakup pengkodean awal, pengelompokan tema, dan penarikan kesimpulan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi kolaboratif antara guru dan orang tua terbukti efektif dalam deteksi dini, pencegahan, serta penanganan kasus bullying melalui strategi seperti komunikasi persuasif guru, pemberdayaan komunikasi keluarga, penguatan nilai moral, literasi digital, dan pengawasan bersama melalui media daring. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi berkelanjutan antara guru dan orang tua merupakan faktor kunci dalam membangun lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan karakter serta kesejahteraan emosional siswa sekolah dasar.