Ictavian Muning Sayekti
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY BERBANTUAN GRAPHIC ORGANIZER TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA SEKOLAH DASAR Yanti, Susi; Efendi Napitupulu; Ictavian Muning Sayekti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43960

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media grafik organizer dibandingkan media cetak konvensional dalam model pembelajaran inquiry terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV, ditinjau dari kemampuan membaca pemahaman. Metode penelitian menggunakan quasi-experimental design dengan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian 56 siswa kelas IV SDN 02 Cupak Tangah, terbagi dalam kelompok eksperimen (n=28, media grafik organizer) dan kelompok kontrol (n=28, media cetak konvensional). Data dianalisis menggunakan ANCOVA dan Two-Way ANCOVA dengan pretest sebagai kovariat.Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat perbedaan signifikan hasil belajar antara kelompok eksperimen dan kontrol (F(1,53)=25,424, p<0,001, η²p=0,324). Kelompok eksperimen mencapai rerata lebih tinggi (M=78,31) dibandingkan kontrol (M=71,37), dengan peningkatan 9,7%; (2) Media pembelajaran berpengaruh signifikan (F(1,51)=20,518, p<0,001, η²p=0,287), namun kemampuan membaca pemahaman tidak berpengaruh signifikan (F(1,51)=0,014, p=0,907); (3) Tidak terdapat interaksi signifikan antara media pembelajaran dan kemampuan membaca pemahaman (F(1,51)=0,037, p=0,848), mengindikasikan media grafik organizer efektif konsisten untuk semua siswa.Temuan mengonfirmasi keunggulan media grafik organizer dijelaskan melalui Dual Coding Theory (representasi visual-verbal simultan), Cognitive Load Theory (pengurangan beban kognitif), dan Schema Theory (konstruksi pengetahuan terstruktur). Ketiadaan efek kemampuan membaca dan interaksi menunjukkan pembelajaran inquiry kolaboratif dengan scaffolding efektif mengurangi determinasi kemampuan individual, mendukung perspektif distributed cognition. Implikasi praktis: media grafik organizer dapat diterapkan universal tanpa diferensiasi berdasarkan kemampuan membaca siswa.