Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Retorika (Balaghah) Dalam Pengajaran Bahasa Arab Modern: Integrasi Pendekatan Digital Dan Kajian Literatur Luthfia Munawaroh Ilmi; Ahmad Nur Mizan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan balaghah dalam pembelajaran bahasa Arab modern melalui integrasi pendekatan digital dan kontekstual. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dominannya metode pembelajaran balaghah yang masih bersifat teoritis dan berorientasi pada hafalan sehingga kurang relevan dengan kebutuhan komunikasi modern. Di sisi lain, perkembangan teknologi digital memberikan peluang baru dalam menciptakan pembelajaran bahasa Arab yang lebih interaktif, komunikatif, dan aplikatif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan kombinasi studi literatur dan studi lapangan (mixed qualitative approach). Studi literatur dilakukan untuk mengkaji konsep balaghah, pendekatan linguistik, pragmatik, stilistika, serta pembelajaran digital dalam pengajaran bahasa Arab. Sementara itu, studi lapangan dilakukan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD) guna memperoleh data empiris terkait implementasi pembelajaran balaghah berbasis digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital seperti video interaktif, podcast bahasa Arab, dan Learning Management System (LMS) mampu meningkatkan partisipasi, motivasi, dan pemahaman mahasiswa terhadap konsep balaghah, seperti tasybih, majaz, dan kinayah. Pembelajaran berbasis digital juga membantu mahasiswa memahami unsur retoris bahasa Arab secara lebih konkret melalui kombinasi visual, audio, dan teks. Selain itu, integrasi pendekatan linguistik, pragmatik, stilistika, dan digital dapat menciptakan pembelajaran balaghah yang lebih komunikatif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan modern. Namun, implementasi pembelajaran digital masih menghadapi kendala fasilitas, akses internet, dan literasi digital mahasiswa.