Penelitian kualitatif ini bertujuan mengeksplorasi pemanfaatan media digital dalam pembelajaran Bahasa Arab serta menganalisis pengalaman dan persepsi mahasiswa mengenai dampaknya terhadap keterampilan berbahasa (maharah al-lughawiyyah). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Subjek penelitian adalah 25 mahasiswa semester IV Program Studi Pendidikan Bahasa Arab di sebuah Universitas Islam Negeri di Lampung. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam semi-terstruktur, dan analisis dokumen (tugas digital dan portofolio). Temuan mengungkap bahwa: (1) Media digital (YouTube, aplikasi bahasa, Instagram, Telegram) dimanfaatkan dalam beragam aktivitas penunjang keempat keterampilan berbahasa; (2) Mahasiswa mempersepsikan bahwa media digital secara signifikan meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan keterampilan, terutama pada menyimak (istima') dan membaca (qira'ah); (3) Peningkatan menulis (kitabah) terlihat melalui praktik informal di media sosial, sementara peningkatan berbicara (kalam) memerlukan desain aktivitas lebih terstruktur dan dukungan praktik langsung; (4) Faktor pendukung meliputi kemudahan akses dan kontekstualitas materi, sedangkan penghambat mencakup distraksi digital dan keterbatasan jaringan. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi media digital yang terencana berpotensi menciptakan ekosistem pembelajaran Bahasa Arab yang lebih autentik dan berpusat pada mahasiswa