Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Strategi Sosialisasi Untuk Mencegah Bullying Pada Remaja Di SMP 13 Punduh Pedada Ahmad Nur Mizan; Ratri Rahma Dewi; Diah Nur Azizah; Nabhila Nawangsari; Rezza Novitalia Saputri
urn:multiple://2988-7828multiple.v2i128
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada siswa/i ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi yang merupakan hasil kerja sama dengan pihak SMP 13 Kecamatan Punduh Pedada, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa/i mengenai bullying, termasuk bahaya dan dampak negatifnya. Sosialisasi ini diikuti oleh 30 siswa/i SMP 13 Punduh Pedada dan diselenggarakan di aula sekolah. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi secara interaktif serta diskusi kelompok. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa/i mengenai konsep bullying, bahayanya, dan pentingnya menjaga hubungan harmonis di lingkungan sekolah. Selain itu, siswa/i juga mulai berkomitmen untuk menghindari dan tidak melakukan tindakan bullying terhadap teman sebayanya.
Eksplorasi Pemanfaatan Media Digital dalam Peningkatan Keterampilan Berbahasa Arab: Studi Kualitatif pada Mahasiswa Ahmad Nur Mizan; Intan Muflihah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan mengeksplorasi pemanfaatan media digital dalam pembelajaran Bahasa Arab serta menganalisis pengalaman dan persepsi mahasiswa mengenai dampaknya terhadap keterampilan berbahasa (maharah al-lughawiyyah). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Subjek penelitian adalah 25 mahasiswa semester IV Program Studi Pendidikan Bahasa Arab di sebuah Universitas Islam Negeri di Lampung. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam semi-terstruktur, dan analisis dokumen (tugas digital dan portofolio). Temuan mengungkap bahwa: (1) Media digital (YouTube, aplikasi bahasa, Instagram, Telegram) dimanfaatkan dalam beragam aktivitas penunjang keempat keterampilan berbahasa; (2) Mahasiswa mempersepsikan bahwa media digital secara signifikan meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan keterampilan, terutama pada menyimak (istima') dan membaca (qira'ah); (3) Peningkatan menulis (kitabah) terlihat melalui praktik informal di media sosial, sementara peningkatan berbicara (kalam) memerlukan desain aktivitas lebih terstruktur dan dukungan praktik langsung; (4) Faktor pendukung meliputi kemudahan akses dan kontekstualitas materi, sedangkan penghambat mencakup distraksi digital dan keterbatasan jaringan. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi media digital yang terencana berpotensi menciptakan ekosistem pembelajaran Bahasa Arab yang lebih autentik dan berpusat pada mahasiswa
UPAYA GURU BAHASA ARAB DALAM MENGATASI PROBLEMATIKA MEMBACA TEKS BAHASA ARAB PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH Alvina Dewi Anggraini; Ahmad Nur Mizan; Zulhannan; Intan Muflihah
Berajah Journal Vol. 5 No. 12 (2026): Berajah Journal
Publisher : CV. Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v2i1.46

Abstract

This study was motivated by the low ability of sixth-grade students at MI Miftahul Huda Punggur, Central Lampung, in reading Arabic texts, which is indicated by errors in makhraj pronunciation, inability to distinguish vowel marks, limited vocabulary mastery, and low learning motivation. This study aims to describe the learning process of reading Arabic texts, identify the students’ reading problems, and analyze the teacher’s efforts to overcome these problems. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, and were analyzed using the Miles and Huberman model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that students’ reading ability was still varied with an average score of 64.8, where 54% of students achieved learning mastery and 46% did not. The reading problems were influenced by internal factors such as low motivation, lack of self-confidence, and limited vocabulary mastery, as well as external factors such as limited teaching methods and learning media. The teacher’s efforts to overcome these problems were carried out through drill methods, talaqqi, repeated reading exercises, the use of vocabulary flashcards, motivation and rewards, and additional tutoring outside class hours. These strategies were proven to improve reading fluency, pronunciation accuracy, and student participation in learning.  
PENGGUNAAN AUGMENTED REALITY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA ARAB PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII A MTsN 1 BANDAR LAMPUNG Ahmad Nur Mizan; Syaripudin Basyar; Zulhannan; Syifa Az-Zahra Al-Adawiyah
Taqdir Vol 11 No 2 (2025): TAQDIR
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/a6jwce45

Abstract

Penguasaan kosakata merupakan fondasi utama dalam keberhasilan pembelajaran bahasa Arab. Namun, pembelajaran yang masih bersifat konvensional di kelas VIII A MTsN 1 Bandar Lampung menyebabkan sebagian peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami dan menggunakan kosakata bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab melalui pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, serta tes pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dan ketuntasan belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II. Selain itu, penggunaan media Augmented Reality juga meningkatkan motivasi dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, media pembelajaran berbasis Augmented Reality dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif dan inovatif untuk meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab.
Analisis Retorika (Balaghah) Dalam Pengajaran Bahasa Arab Modern: Integrasi Pendekatan Digital Dan Kajian Literatur Luthfia Munawaroh Ilmi; Ahmad Nur Mizan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan balaghah dalam pembelajaran bahasa Arab modern melalui integrasi pendekatan digital dan kontekstual. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dominannya metode pembelajaran balaghah yang masih bersifat teoritis dan berorientasi pada hafalan sehingga kurang relevan dengan kebutuhan komunikasi modern. Di sisi lain, perkembangan teknologi digital memberikan peluang baru dalam menciptakan pembelajaran bahasa Arab yang lebih interaktif, komunikatif, dan aplikatif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan kombinasi studi literatur dan studi lapangan (mixed qualitative approach). Studi literatur dilakukan untuk mengkaji konsep balaghah, pendekatan linguistik, pragmatik, stilistika, serta pembelajaran digital dalam pengajaran bahasa Arab. Sementara itu, studi lapangan dilakukan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD) guna memperoleh data empiris terkait implementasi pembelajaran balaghah berbasis digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital seperti video interaktif, podcast bahasa Arab, dan Learning Management System (LMS) mampu meningkatkan partisipasi, motivasi, dan pemahaman mahasiswa terhadap konsep balaghah, seperti tasybih, majaz, dan kinayah. Pembelajaran berbasis digital juga membantu mahasiswa memahami unsur retoris bahasa Arab secara lebih konkret melalui kombinasi visual, audio, dan teks. Selain itu, integrasi pendekatan linguistik, pragmatik, stilistika, dan digital dapat menciptakan pembelajaran balaghah yang lebih komunikatif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan modern. Namun, implementasi pembelajaran digital masih menghadapi kendala fasilitas, akses internet, dan literasi digital mahasiswa.
Analisis Kurikulum Bahasa Arab di Perguruan Tinggi dalam Perspektif Globalisasi Anindita Malika Ratu; Ahmad Nur Mizan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kurikulum Bahasa Arab di perguruan tinggi dalam perspektif globalisasi, khususnya terkait orientasi pembelajaran, integrasi teknologi digital, dan kebutuhan pengembangan kompetensi abad ke-21. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya Bahasa Arab dalam bidang keagamaan, akademik, dan komunikasi internasional, serta tuntutan globalisasi yang mendorong pembelajaran bahasa agar lebih komunikatif, kontekstual, dan berbasis teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, analisis dokumen kurikulum, dan observasi terbatas terhadap implementasi pembelajaran Bahasa Arab di perguruan tinggi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum Bahasa Arab di perguruan tinggi masih cenderung didominasi oleh pendekatan struktural dan gramatikal, terutama pada pembelajaran nahwu dan sharaf, sedangkan pengembangan keterampilan komunikatif dan pemanfaatan media digital masih belum optimal. Selain itu, ditemukan adanya tantangan berupa keterbatasan literasi digital, kesiapan tenaga pengajar, serta belum maksimalnya penguatan keterampilan abad ke-21. Oleh karena itu, diperlukan reorientasi kurikulum Bahasa Arab menuju pendekatan komunikatif-digital yang mengintegrasikan keterampilan berbahasa, literasi digital, dan wawasan global agar pembelajaran lebih relevan dengan kebutuhan era globalisasi.
Eksplorasi Konsep Blended Learning dalam Pembelajaran Bahasa Arab: Studi Kualitatif pada Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Nida Mutiara Balqis; Fara Dea; Ahmad Nur Mizan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep dan implementasi blended learning dalam pembelajaran Bahasa Arab di perguruan tinggi. Mengingat tantangan rendahnya keterampilan berbahasa aktif mahasiswa serta potensi besar media digital, pendekatan blended learning menjadi alternatif strategis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek mahasiswa semester IV Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) di UIN Raden Intan Lampung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa blended learning tidak hanya meningkatkan fleksibilitas waktu dan tempat belajar, tetapi juga memperkaya variasi sumber belajar, mendorong kemandirian, serta meningkatkan motivasi dan keterampilan maharah kalam dan kitabah. Namun, tantangan seperti kesiapan infrastruktur dan literasi digital menjadi catatan penting. Temuan ini memperkuat teori pemerolehan bahasa kedua Krashen dan Mayer tentang multimedia learning. Kesimpulannya, blended learning efektif diintegrasikan dalam pembelajaran Bahasa Arab dengan catatan perencanaan pedagogis yang matang.