Paput, Elisabeth Julianna C
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Wisata Darat Labuan Bajo: Alternatif Strategis Menuju Branding Destinasi Yang Berkelanjutan Paput, Elisabeth Julianna C; Hilda Yunita Wono; Agoes Tinus Lis Indrianto
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i4.7694

Abstract

Pariwisata berperan penting dalam perekonomian nasional. Labuan Bajo sebagai Destinasi Super Prioritas selama ini dikenal luas melalui wisata bahari. Namun, dominasi tersebut menimbulkan persoalan seperti kurang berkembangnya wisata darat, ketimpangan citra destinasi, distribusi manfaat ekonomi yang tidak merata, serta kerentanan cuaca dan tekanan ekologis. Penelitian ini menganalisis potensi wisata darat Labuan Bajo serta merumuskan strategi branding agar wisata darat memiliki citra kuat sebagai alternatif sekaligus pelengkap wisata bahari. Menggunakan pendekatan kualitatif desain studi kasus, informan meliputi pemerintah daerah, BPOLBF, travel agent, masyarakat, dan wisatawan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen, lalu dianalisis tematik menggunakan NVIVO. Hasil penelitian menunjukkan pengembangan wisata darat dipengaruhi penguatan atraksi budaya dan pengalaman autentik sebagai inti produk. Interaksi budaya, narasi interpretatif, dan keterlibatan masyarakat menjadi faktor pembeda utama. Temuan menegaskan pentingnya branding terintegrasi, peningkatan kapasitas pemandu wisata, serta kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, BPOLBF, pelaku usaha, dan masyarakat. Penelitian ini menguatkan relevansi kerangka 4A, Experiential Tourism Model, dan Customer-Based Brand Equity dalam menjelaskan keterkaitan atraksi, pengalaman, branding, dan loyalitas wisatawan. Implikasi kebijakan menekankan perlunya pengembangan wisata darat yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan melalui penguatan budaya serta kolaborasi terintegrasi.