Ni Nyoman Adityarini Abiyoga Vena Swara
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Industri Kosmetik Lokal Berkelanjutan di Provinsi Bali Ni Nyoman Adityarini Abiyoga Vena Swara; Ayu Putri Traintya, Mirah; Ida I Dewa Ayu Yayati Wilyadewi; Luh Adisti Abiyoga Wulandari, Ni; Putu Atim Purwaningrat
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i4.7707

Abstract

Seiring dengan meningkatnya proporsi penduduk muda di Indonesia serta kesadaran masyarakat akan pentingnya penampilan dan kesehatan kulit, industri kecantikan nasional menunjukkan perkembangan yang pesat dengan lahirnya berbagai merek kosmetik lokal. Tren penggunaan produk lokal juga mencerminkan peningkatan kualitas yang mampu bersaing dengan merek internasional. Di Bali, merek kosmetik lokal tidak hanya berfungsi sebagai produk kecantikan, tetapi juga sebagai suvenir bagi wisatawan mancanegara yang secara langsung berkontribusi pada pengembangan sektor pariwisata. Lebih jauh lagi, produk kosmetik lokal terbukti memiliki daya saing yang kuat terhadap produk kosmetik dari negara lain. Berdasarkan data BPOM, terdapat 56 industri kosmetik di Provinsi Bali yang telah menotifikasikan 1.675 item produk, memberikan jaminan kepada masyarakat terkait keamanan, manfaat, mutu, dan legalitas produk kosmetik yang dihasilkan UMKM. Penelitian ini bertujuan menguji dan menjelaskan pengaruh orientasi pasar dan kapabilitas pemasaran terhadap kinerja pemasaran industri kosmetik lokal di Provinsi Bali, baik secara langsung maupun melalui hubungan tidak langsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi 56 industri kosmetik lokal yang tersebar di sembilan kabupaten/kota di Provinsi Bali. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis) untuk mengetahui hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel dalam model. Analisis ini dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian ini memberikan bukti empiris mengenai pentingnya peran orientasi pasar dan kapabilitas pemasaran dalam meningkatkan kinerja pemasaran industri kosmetik lokal di Provinsi Bali. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya literatur strategi pemasaran khususnya mengenai hubungan antarvariabel secara langsung maupun mediasi. Secara praktis, penelitian ini menekankan urgensi pemanfaatan kapabilitas pemasaran yang tepat guna mendukung keberlanjutan industri kosmetik lokal di Provinsi Bali.