Erry Yudha Mulyani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Mediasi Motivasi Kerja Dalam Meningkatkan Kepatuhan Kebijakan Kehadiran Pada Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Tarumajaya Siti Sahara; Erry Yudha Mulyani; Natsir Nugroho
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i4.7849

Abstract

Kepatuhan terhadap kebijakan kehadiran tenaga kesehatan merupakan faktor penting dalam menjamin mutu, keselamatan, dan kesinambungan pelayanan rumah sakit. Namun, fenomena keterlambatan kehadiran tenaga kesehatan masih sering ditemukan, termasuk di RS Tarumajaya Kabupaten Bekasi, yang berpotensi menurunkan efisiensi pelayanan dan kepuasan pasien. Kondisi ini menunjukkan perlunya peran kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi yang kuat dalam meningkatkan motivasi kerja serta kepatuhan terhadap kebijakan kehadiran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap kepatuhan kebijakan kehadiran tenaga kesehatan dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening di RS Tarumajaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh tenaga kesehatan klinis di RS Tarumajaya sebanyak 152 orang dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1–4 untuk variabel kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan kepatuhan kebijakan kehadiran, serta data sekunder berupa log absensi elektronik untuk mengukur motivasi kerja secara objektif. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja (β > 0; p < 0,05), demikian pula budaya organisasi yang menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja (β > 0; p < 0,05). Selanjutnya, kepemimpinan transformasional (β > 0; p < 0,05), budaya organisasi (β > 0; p < 0,05), dan motivasi kerja (β > 0; p < 0,05) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan kebijakan kehadiran tenaga kesehatan. Motivasi kerja terbukti berperan sebagai variabel intervening yang secara signifikan memediasi pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap kepatuhan kebijakan kehadiran (p < 0,05). Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kepatuhan kebijakan kehadiran tenaga kesehatan dapat dicapai melalui penguatan gaya kepemimpinan transformasional dan pembentukan budaya organisasi yang konsisten dalam menanamkan disiplin dan tanggung jawab kerja.