Nur Afni Hasna Anisya
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kesiapan Kelompok Tani dalam Pemanfaatan Marketplace untuk Pemasaran Hasil Pertanian Menggunakan Metode Technology Readiness Index Nur Afni Hasna Anisya; Husni Muharam; Fikri Fahru Roji
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei - Juni 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i5.8085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan kelompok tani dalam mengadopsi marketplace sebagai sarana pemasaran produk pertanian dengan menggunakan pendekatan Technology Readiness Index (TRI). TRI terdiri atas empat dimensi, yaitu optimism (optimisme), innovativeness (inovativitas), discomfort (ketidaknyamanan), dan insecurity (ketidakamanan). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada kelompok tani. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan teknik bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimism berpengaruh positif dan signifikan terhadap adopsi marketplace, yang berarti bahwa petani dengan persepsi positif terhadap teknologi cenderung lebih bersedia menggunakan marketplace digital. Discomfort berpengaruh negatif dan signifikan terhadap adopsi marketplace, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat ketidaknyamanan dalam menggunakan teknologi, maka semakin rendah kemungkinan petani mengadopsi marketplace. Sementara itu, innovativeness dan insecurity tidak berpengaruh signifikan terhadap adopsi marketplace. Temuan ini mengindikasikan bahwa kesiapan petani dalam mengadopsi platform pemasaran digital terutama dipengaruhi oleh tingkat keyakinan mereka terhadap manfaat teknologi serta tingkat kenyamanan dalam menggunakannya. Dengan demikian, peningkatan optimisme petani terhadap teknologi serta pengurangan tingkat ketidaknyamanan melalui pelatihan dan pendampingan menjadi langkah penting dalam mendorong adopsi marketplace untuk pemasaran produk pertanian.