Ardeva, Ditya Rizky
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Gastrodiplomasi Melalui Penggunaan Tema Jepang dalam Branding Restoran F&B di Semarang Ardeva, Ditya Rizky; Widiandari, Arsi
Janaru Saja Jurnal Program Studi Sastra Jepang Vol. 14 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Universitas Komputer Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/js.v14i2.17714

Abstract

 Abstract This research aims to analyze the branding strategies of Japanese-themed food and beverage (F&B) restaurants in Semarang and to explore the motivations of business owners for choosing a Japanese theme for their businesses. This research focuses on three non-franchise restaurants, such as Amanogawa, Atsushi, and Momotaro, in adapting Japanese culture through menu, elements, ambiences, services and visuals. The method used is qualitative, employing case studies through interviews and direct observation. The data collected are primary sources obtained through in-depth interviews with restaurant owners or managers, as well as direct observation, complemented by secondary sources from literature studies, including journal articles and books. The findings show that each restaurant employs different strategies in adapting Japanese culture—whether through menu, ambience, service, or visual elements and also demonstrate the practice of gastrodiplomacy by using food as a medium to introduce Japanese culture to the people of Semarang. This research contributes to enriching academic discourse on culture-based branding while also providing practical insights for F&B entrepreneurs in designing strategies suited to the local context. Keywords: Japanese theme, Branding strategy, Gastrodiplomacy   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi branding restoran bertema Jepang di bidang makanan dan minuman (F&B) di Semarang serta mengeksplorasi motivasi pemilik usaha dalam memilih tema Jepang untuk bisnis mereka. Penelitian ini berfokus pada tiga restoran non-waralaba, yaitu Amanogawa, Atsushi, dan Momotaro, dalam mengadaptasi budaya Jepang melalui menu, elemen, suasana, pelayanan, dan visual. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan studi kasus melalui wawancara dan observasi langsung. Data yang dikumpulkan terdiri dari sumber primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilik atau manajer restoran serta observasi langsung, dilengkapi dengan sumber sekunder dari studi literatur, termasuk artikel jurnal dan buku. Temuan menunjukkan bahwa setiap restoran menerapkan strategi yang berbeda dalam mengadaptasi budaya Jepang baik melalui menu, suasana, pelayanan, maupun elemen visual, dan juga menunjukkan praktik gastrodiplomasi dengan menggunakan makanan sebagai media untuk memperkenalkan budaya Jepang kepada masyarakat Semarang. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya wawasan akademik tentang branding berbasis budaya sekaligus memberikan wawasan praktis bagi pengusaha F&B dalam merancang strategi yang sesuai dengan konteks lokal.   Kata kunci: Tema Jepang, Strategi branding, Gastrodiplomasi