ABSTRACTBackground: The prevalence of underweight in children aged 0-23 months in Indonesia has increased from 16.3% to 17% based on data from the 2021 Indonesian Nutritional Status Study (SSGI). Underweight is a nutritional problem identified using the BB/U indicator (comparing the child's relative weight to age). The direct cause of underweight is infectious diseases (ARI, diarrhea, measles, pulmonary TB)Objective: To determine the relationship between infectious diseases and the occurrence of underweight in children aged 0-23 months in Indonesia.Method: The research method used in this study is a literature review. This research was conducted by collecting and analyzing data from written sources such as scientific journals, books, articles, and other documents related to the research topic.Results: This literature review study shows that several infectious diseases that often occur in toddlers such as ARI and diarrhea, result in underweight if not handled quickly and appropriately. Factors that influence the occurrence of ARI and diarrhea are the availability of drinking water sources, types of feces disposal and waste disposal that do not meet requirements and are far from being adequate or dirty.Conclusion: The results of the entire literature review indicate that there is a relationship between a history of ARI and diarrhea and the incidence of underweight in toddlers aged 0-23 months. Toddlers aged 0-23 months are more likely to be underweight than children who do not have a history of infectious diseases in the last three months.Keywords: infectious diseases, underweight, toddlers ABSTRAKLatar belakang: Prevalensi underweight pada usia 0 – 23 bulan di Indonesia mengalami peningkatan dari 16,3% menjadi 17% berdasarkan dari data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021. Underweight merupakan permasalahan gizi yang diidentifikasi dengan menggunakan indikator BB/U (membandingkan berat badan relatif anak terhadap usia). Penyebab langsung underweight yaitu penyakit infeksi (ISPA, diare, campak, TB paru). Tujuan: Mengetahui hubungan penyakit infeksi dengan adanya kejadian underweight pada anak usia 0-23 bulan di Indonesia. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa tinjauan literature review. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menganalisis data dari sumber-sumber tertulis seperti jurnal ilmiah, buku, artikel, dan dokumen lainnya yang terkait dengan topik penelitian. Penelitian ini merupakan literature review yang dilakukan melalui pencarian artikel pada basis data PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect. Artikel yang digunakan dipilih menggunakan kriteria inklusi tahun penelitian 2020-2025, populasi anak usia 0-23 bulan di Indonesia dan memiliki variabel infeksi berupa ISPA dan diare, serta status gizi underweight. Sebanyak 11 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis secara tematik untuk mendapatkan kesimpulan yang relevan.Hasil: Penelitian literatur review ini menunjukkan bahwa beberapa penyakit infeksi yang sering terjadi pada balita seperti ISPA dan diare, mengakibatkan underweight jika tidak cepat dan tepat cara menanganinya. Faktor yang berpengaruh terjadinya ISPA dan diare yaitu ketersediaan sumber air minum, jenis tempat pembuangan tinja dan pembuangan sampah tidak memenuhi syarat dan jauh dari kata layak ataupun kotor.Simpulan; Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara riwayat penyakit ISPA dan diare terhadap kejadian underweight pada balita usia 0-23 bulan. Balita usia 0-23 bulan memiliki kemungkinan lebih besar mengalami underweight dibandingkan anak yang tidak mempunyai riwayat penyakit infeksi dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.Kata kunci: Penyakit infeksi; underweight; balita