p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Wiyata Budaya
Munaris , Munaris
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN STILISTIKA PADA KUMPULAN PUISI KEKASIHKU KARYA JOKO PINURBO Zaharani, Asyifa; Prasetyo, Heru; Munaris , Munaris
WIYATA BUDAYA: Jurnal Pendidikan Dalam Konteks Humaniora Vol. 2 No. 1 (2025): WIYATA BUDAYA: Jurnal Pendidikan Dalam Konteks Humaniora
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/wiyatabudaya.v2i1.1193

Abstract

This study uncovers the stylistic beauty in Joko Pinurbo’s poetry collection Kekasihku, highlighting the diverse linguistic expressions that offer emotional depth and aesthetic appeal. Through sharp use of figures of speech, the poems blend irony, metaphor, and personification, depicting the complexities and paradoxes of love. The imagery evoked is vivid, allowing the reader to not only see but also feel and hear the atmosphere, creating a profound multisensory experience. The careful selection of diction weaves each line with a harmonious rhythm, captivating the reader to reflect on every word spoken. Through fresh and poetic language, Joko Pinurbo creates not just literature but a journey of the soul, inviting the reader to explore the complexities of human relationships, with a deep philosophical touch. This work stands as a testament to how stylistics can evoke emotions and shape broader meanings in Indonesian literature. Penelitian ini mengungkap keindahan stilistika dalam kumpulan puisi Kekasihku karya Joko Pinurbo, dengan menyoroti keberagaman gaya bahasa yang menghadirkan kedalaman emosional dan estetika. Melalui permainan majas yang tajam, puisi-puisi ini memadukan ironi, metafora, dan personifikasi, menggambarkan dinamika cinta yang penuh paradoks dan kerumitan. Citraan yang dihadirkan begitu kuat, membawa pembaca merasakan suasana yang tidak hanya terlihat, tetapi juga dapat dirasakan dan didengar, menciptakan pengalaman multisensorial yang mendalam. Pemilihan diksi yang cermat dan penuh arti menyulam setiap baris puisi dengan irama yang harmonis, memikat pembaca untuk lebih merenung dalam setiap kata yang diucapkan. Melalui gaya bahasa yang segar dan puitis, Joko Pinurbo tidak hanya menciptakan karya sastra, tetapi juga sebuah perjalanan batin yang mengajak pembaca menyelami kompleksitas hubungan manusia, dengan sentuhan filosofis yang mendalam. Karya ini menjadi bukti nyata bagaimana stilistika mampu menggugah emosi dan membentuk makna yang lebih luas dalam dunia sastra Indonesia.
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM PUISI EPIGRAM 60 KARYA JOKO PINURBO (KAJIAN STILISTIKA) Oktafiani , Shinta; Prasetyo , Heru; Munaris , Munaris; Azizah, Latifatul
WIYATA BUDAYA: Jurnal Pendidikan Dalam Konteks Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): WIYATA BUDAYA: Jurnal Pendidikan Dalam Konteks Humaniora
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/wiyatabudaya.v2i2.1199

Abstract

Poetry is an intellectual expression that uses rhyme and a methodical framework to arouse emotions and stimulate the senses. Stylistics is the area of literary science that focuses on object- based style. Language style serves as the research object. One of the things that makes poetry better is linguistic style, which includes the author's viewpoint that enhances the writer's words or language. There are four categories of language styles: repetitious, connective, contrastive, and comparative. Examining the language types in Joko Pinurbo's collection of poetry "Epigram 60" is the goal of this study. The poems "Tembang Tidur," "Kesusu," and "Anak Wesel" are among the sources of data used in this investigation. Qualitative research methodology is used. Stylistic analysis techniques are used in the study of Joko Pinurbo's collection of poems "Epigram 60": (1) reviewing earlier studies on the poems in the book, (2) taking notes or writing down passages from the poems, and (3) examining the language styles and meanings in the quoted passages. Based on the results presented, the stylistic devices used in the book Epigram 60 by Joko Pinurbo, specifically in the poems titled 'Tembang Tidur,' 'Kesusu,' 'Anak Wesel,' and 'Parkiran Elit,' include comparative language, irony, metonymic connections, and repetition. Puisi adalah ekspresi intelektual yang menggunakan rima dan kerangka kerja sistematis untuk membangkitkan emosi dan merangsang indra. Stilistika adalah bidang ilmu sastra yang berfokus pada gaya berdasarkan objek. Gaya bahasa berfungsi sebagai objek penelitian. Salah satu hal yang membuat puisi lebih baik adalah gaya bahasa, yang mencakup sudut pandang penulis yang memperkaya kata-kata atau bahasa penulis. Ada empat kategori gaya bahasa: repetitif, konektif, kontrastif, dan komparatif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis jenis-jenis bahasa dalam kumpulan puisi Joko Pinurbo “Epigram 60”. Puisi-puisi “Tembang Tidur”, ‘Kesusu’, dan “Anak Wesel” merupakan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini. Metodologi penelitian kualitatif digunakan. Teknik analisis gaya bahasa diterapkan dalam studi kumpulan puisi Joko Pinurbo “Epigram 60”: (1) meninjau studi sebelumnya tentang puisi-puisi dalam buku tersebut, (2) mencatat atau menuliskan kutipan dari puisi-puisi, dan (3) menganalisis gaya bahasa dan makna dalam kutipan yang dipilih. Berdasarkan hasil yang disajikan, perangkat stilistik yang digunakan dalam buku Epigram 60 karya Joko Pinurbo, khususnya dalam puisi berjudul ‘Tembang Tidur,’ 'Kesusu,‘ 'Anak Wesel,’ dan ‘Parkiran Elit,’ meliputi bahasa perbandingan, ironi, hubungan metonimik, dan pengulangan.