Venny siska
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN PENDAMPING KELUARGA PENERIMA MANFAAT (KPM) PROGRAM KELUARGA HARAPAN(PKH) DALAM PENANGGULANGAN BALITA STUNTING DI NAGARI SUNGAI TALANG KABUPATEN LIMA PULUH KOTA: PERAN PENDAMPING KELUARGA PENERIMA MANFAAT (KPM) PROGRAM KELUARGA HARAPAN(PKH) DALAM PENANGGULANGAN BALITA STUNTING DI NAGARI SUNGAI TALANG KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Venny siska; Sari Nova
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13093

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah 1) menganalisis peran pendamping keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) dalam menanggulangi balita stunting dinagari sungai talang kabupaten lima puluh kota, dan 2) mengetahui problematika yang dihadapi pendamping keluarga penerima manfaat (KPM) Program keluarga harapan (PKH) dalam menanggulangi balita stunting di Nagari Sungai Talang Kabupaten lima puluh kota. Jenis penelitian kualitatif pendekatan deskriptif,sumber data yang digunakan data primer dan data sekunder .informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling .data dikumpulkan dengan cara observasi,wawancara dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan reduksi data,display data,dan penarikan kesimpulan. Peran Pendamping Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Dalam Menanggulangi Balita Stunting di Nagari Sungai Talang Kabupaten Lima Puluh Kota: a) Peran Pendididkan. Pendamping PKH melakukan tinjauan ke sekolah tentang pentingnya kesehatan dan gizi pada anak balita dan ibunya, b) fasilitator, dilakukan pada KPM dengan pendampingan rutin, membuka ruang waktu bagi keluarga penerima PKH untuk bisa mengetahui keluhan-keluhan peserta binaan dan pendamping PKH memberikan dukungan kepada ibu hamil untuk memeriksa kesehatan baik itu di Posyandu maupun di Puskesmas, dan c) Peran pendampingan. Berkoordinasi dengan Kader, Jorong, Wali Nagari dan Bidan Desa terkait dengan penerima PKH.