Nadelia Balqis
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mengenal Bunyi Tanpa Mengenal Bentuk Hubungan Kemampuan Pra-Membaca Anak Usia 5-6 Tahun kiptiyah; Nur Atina Safitri; Leysa Auliya Putri; Salwa Septa Nabilla; Nadelia Balqis; Vivi Irzalinda; Gian Fitria Anggraini
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13167

Abstract

Keaksaraan dini merupakan landasan penting bagi keberhasilan akademis jangka panjang anak-anak, namun banyak anak berusia 5-6 tahun di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam keterampilan membaca awal, khususnya dalam mengenali huruf dan menghubungkan simbol tertulis dengan bunyinya yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian metode pengajaran yang digunakan oleh pendidik PAUD dalam pengajaran alfabet dan mengidentifikasi metode dan media yang paling efektif untuk mendukung perkembangan pra-membaca. Dengan menggunakan pendekatan Tinjauan Pustaka yang sistematis, penelitian ini mensintesis temuan dari 10 artikel peer-review yang diterbitkan antara tahun 2022-2026, dipilih melalui Google Scholar dan SINTA 2-4 jurnal terindeks menggunakan kata kunci: literasi, pra-membaca, dan PAUD. Data dianalisis melalui sintesis tematik yang melibatkan pengkodean baris demi baris, pembentukan tema deskriptif, dan pengembangan tema analitis studi silang. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa kesadaran fonologis berfungsi sebagai prasyarat paling mendasar untuk kesiapan membaca dan harus mendahului pengenalan huruf secara visual. Pendekatan fonik secara konsisten terbukti lebih efektif daripada metode konvensional, karena secara bermakna menghubungkan simbol huruf dengan suara dalam lingkungan belajar yang alami dan tidak menekan. Media interaktif seperti kartu surat, roda baca, dan alat alfabet rol secara signifikan meningkatkan motivasi anak-anak dan kemampuan mengenali huruf. Lingkungan keluarga juga muncul sebagai faktor eksternal penting yang mendukung perkembangan literasi dini. Disarankan agar pendidik memulai pengajaran literasi dari pengenalan suara sebelum memperkenalkan simbol tertulis, menggunakan media interaktif dan berbasis permainan, dan melibatkan keluarga sebagai mitra aktif dalam stimulasi literasi dini untuk memastikan pembelajaran yang holistik dan sesuai dengan perkembangan.