This Author published in this journals
All Journal Jurnal Abdi Negeriku
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN AIR VOID BEKAS TAMBANG UNTUK AKSES AIR MINUM AMAN DI KELURAHAN JAHAB Ansahar, Ansahar; Suseno, Tri Suseno; Dedy Wardana, Muhammad; Setya, Budi; Widodo, Akhmad; Rahman, Aulia; Haidir, Muhammad
Jurnal Abdi Negeriku Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v5i1.84622

Abstract

Abstrak  Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan akses masyarakat Kelurahan Jahab terhadap air minum aman melalui pendampingan implementasi teknologi pengolahan air void bekas tambang berbasis karakterisasi laboratorium. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research dengan pendekatan pendampingan teknis, pelatihan operasional, dan penguatan kelembagaan BUMDes. Teknologi yang dikembangkan mengintegrasikan aerasi menara, filtrasi bertingkat (pasir–kerikil–silika–resin penukar ion), dan disinfeksi UV untuk menangani kontaminan organik dan mikroba tanpa pembentukan senyawa karsinogenik. Hasil uji laboratorium menunjukkan air olahan memenuhi seluruh parameter Permenkes No. 2 Tahun 2023, termasuk penurunan total coliform dari 1.240 menjadi <20 MPN/100 mL. Survei mengungkapkan 80% masyarakat bersedia membayar Rp50.000–100.000/bulan/KK untuk akses air terjamin, dan BUMDes berkomitmen mengelola unit secara berkelanjutan. Kegiatan ini berkontribusi pada SDG 6 dan 3 melalui pendekatan partisipatif, berbasis bukti, dan replikabel untuk wilayah bekas tambang lainnya.  Kata kunci: air bekas tambang, teknologi tepat guna, pemberdayaan masyarakat, keberlanjutan, Kelurahan Jahab Abstract This community service activity aims to improve access to safe drinking water for the Jahab neighborhood community through the implementation of ex-mining void water treatment technology based on laboratory characterization. The method used is Participatory Action Research, integrating technical mentoring, operational training, and Village-Owned Enterprise (BUMDes) institutional strengthening. The developed technology combines tower aeration, multi-stage filtration (sand–gravel–silica–ion exchange resin), and UV disinfection to address organic and microbial contaminants without forming carcinogenic by-products. Laboratory results confirmed that the treated water meets all parameters of Minister of Health Regulation No. 2/2023, including total coliform reduction from 1,240 to <20 MPN/100 mL. Surveys revealed that 80% of households are willing to pay Rp50,000–100,000/month for guaranteed water access, and the BUMDes committed to sustainable management. This activity contributes to SDG 6 and 3 through a participatory, evidence-based, and replicable approach for other post-mining areas.  Keywords: ex-mining water, appropriate technology, community empowerment, sustainability, Jahab neighborhood