This Author published in this journals
All Journal Koneksi
Ruki, Christin Kurniawati
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komunikasi Interpersonal dalam Perspektif Teori Negosiasi Wajah: Studi pada Rumah Tangga Pasangan Muda Ruki, Christin Kurniawati; Sari, Wulan Purnama
Koneksi Vol. 10 No. 1 (2026): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v10i1.36256

Abstract

When entering the early stages of marriage, couples often lack sufficient experience in managing conflict, so negotiating skills to maintain harmony are crucial. This study aims to analyze the strategies young couples use to negotiate face in dealing with marital conflict. This study uses the concept of facework from Brown and Levinson, which was later developed by Ting-Toomey into Face Negotiation Theory, which explains that each individual strives to maintain, protect, and restore their face through certain communication styles. To understand the dynamics of marital relationships, this study also uses the patterns of marital relationships in the household proposed by Subiyanto, namely property owner, head complement, senior junior partner, and equal partner. The research method used is a qualitative approach with in-depth interviews with young couples with marriages under five years old. The results show that face negotiation occurs in various forms of conflict influenced by relationship patterns, communication experiences, and cultural values. Couples with an equal partner pattern tend to demonstrate more open and mutually supportive communication compared to other more hierarchical patterns that show a tendency to dominate in maintaining personal face. Ketika memasuki fase awal pernikahan, pasangan sering kali belum memiliki pengalaman yang memadai dalam mengelola pertentangan, sehingga kemampuan bernegosiasi untuk menjaga keharmonisan menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pasangan muda menegosiasikan wajah dalam menghadapi konflik rumah tangga. Penelitian ini menggunakan konsep facework dari Brown dan Levinson yang kemudian dikembangkan oleh Ting-Toomey menjadi Face Negotiation Theory, yang menjelaskan bahwa setiap individu berusaha mempertahankan, melindungi, dan memulihkan wajahnya melalui gaya komunikasi tertentu. Untuk memahami dinamika dalam hubungan rumah tangga penelitian ini juga menggunakan pola hubungan suami istri dalam rumah tangga yang dikemukakan oleh Subiyanto, yaitu owner property, head complement, senior junior partner, dan equal partner. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam kepada pasangan muda dengan usia pernikahan di bawah lima tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa negosiasi wajah terjadi dalam berbagai bentuk konflik yang dipengaruhi oleh pola relasi, pengalaman komunikasi, serta nilai budaya, pasangan dengan pola equal partner cenderung menunjukkan komunikasi yang lebih terbuka dan saling mendukung di bandingkan pola lain yang lebih hierarkis menunjukkan kecenderungan dominasi dalam mempertahankan wajah pribadi.