This Author published in this journals
All Journal Koneksi
Simanjorang, Aura Diva Maria Br
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Komunikasi Non-Verbal di Line (Studi Kasus Hubungan Jarak Jauh pada Mahasiswa Fikom Untar) Simanjorang, Aura Diva Maria Br; Aulia, Sisca
Koneksi Vol. 10 No. 1 (2026): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v10i1.36477

Abstract

Nonverbal communication is often more powerful than verbal communication, as it can emphasize, strengthen, and even replace spoken messages. In the context of interpersonal relationships, communication. This study discusses the role of nonverbal communication in maintaining emotional closeness among Untar Faculty of Communication Sciences students in long-distance relationships, particularly through the LINE application. In the digital era, nonverbal expressions are no longer only manifested through physical gestures, but also through visual symbols such as stickers, emojis, message reply patterns, and audio features. This study aims to analyze the forms of nonverbal communication used by students in long-distance relationships and understand how these elements help maintain the quality of interpersonal relationships. This study uses Paul Ekman and Wallace Friesen's Kinesics theory, which includes five categories of nonverbal expression: emblem, illustrator, regulator, affect display, and adapter, as the basis for analysis. The research method used is a qualitative approach with in-depth interview techniques and source triangulation. The results show that stickers and emojis are the most dominant digital symbols for expressing emotions, clarifying messages, and reducing miscommunication. Additionally, features like voice notes, reply pauses, and "read" marks serve as digital regulators that help maintain the rhythm of communication. Overall, digital nonverbal communication has been shown to play a crucial role in maintaining emotional closeness in long-distance relationships. Komunikasi nonverbal sering kali lebih kuat dibandingkan komunikasi verbal, karena dapat menegaskan, memperkuat, bahkan menggantikan pesan yang diucapkan. Dalam konteks hubungan antarpribadi. Penelitian ini membahas peran komunikasi nonverbal dalam menjaga kedekatan emosional pada mahasiswa Fikom Untar yang menjalani hubungan jarak jauh (long-distance relationship), khususnya melalui aplikasi LINE. Di era digital, ekspresi non-verbal tidak lagi hanya diwujudkan melalui gestur fisik, tetapi juga melalui simbol visual seperti stiker, emoji, pola balasan pesan, dan fitur audio. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk komunikasi non-verbal yang digunakan mahasiswa dalam hubungan jarak jauh serta memahami bagaimana elemen-elemen tersebut membantu mempertahankan kualitas hubungan interpersonal. Kajian ini menggunakan teori Kinesics Paul Ekman dan Wallace Friesen, yang mencakup lima kategori ekspresi non-verbal: emblem, illustrator, regulator, affect display, dan adaptor, sebagai landasan analisis. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stiker dan emoji menjadi simbol digital yang paling dominan untuk mengekspresikan emosi, memperjelas pesan, dan mengurangi miskomunikasi. Selain itu, fitur seperti voice note, jeda balasan, dan tanda “read” berfungsi sebagai regulator digital yang membantu menjaga ritme komunikasi. Secara keseluruhan, komunikasi non-verbal digital terbukti berperan penting dalam mempertahankan kedekatan emosional pasangan dalam hubungan jarak jauh.