Chandra, Apriliana Vivy
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penatalaksanaan Holistik Demam Berdarah Dengue pada Anak melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga: Laporan Kasus Muhammad Rafli; Chandra, Apriliana Vivy; Mellisa Gani; Wardhani, Hanifiya Samha
Plexus Medical Journal Vol. 5 No. 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v5i2.3356

Abstract

Pendahuluan: Pendekatan kedokteran keluarga berperan penting dalam pengelolaan Demam Berdarah Dengue (DBD) karena tidak hanya berfokus pada aspek klinis, tetapi juga mempertimbangkan faktor keluarga dan lingkungan yang memengaruhi terjadinya penyakit. Keterlibatan keluarga dalam deteksi dini, pemantauan kondisi pasien, serta perbaikan perilaku dan lingkungan menjadi kunci dalam pencegahan kekambuhan. Deskripsi Kasus: An. AA, perempuan usia 5 tahun, terdiagnosis DBD pada 7 Februari 2026 setelah demam tinggi mendadak sejak 1 Februari 2026 disertai mimisan, perdarahan gusi, petekie, nyeri perut, dan mual. Suhu maksimal 39°C dengan trombosit awal 21.000/µL yang menurun menjadi 17.000/µL sehingga pasien dirawat di ICU 4 hari dan bangsal 2 hari. Riwayat paparan diduga berkaitan dengan rekreasi keluarga ke tempat wisata, serta sepupu pasien yang juga pergi ke tempat rekreasi tersebut terdiagnosis DBD dalam waktu berdekatan. Ditemukan faktor risiko lingkungan rumah berupa genangan air, kondisi lembap, ventilasi kurang, dan kebiasaan menggantung pakaian. Status gizi berada pada rentang -2 SD hingga -1 SD. Diskusi: Kasus ini menunjukkan bahwa DBD pada anak dapat berkembang cepat menjadi trombositopenia berat. Faktor paparan luar rumah dan kondisi lingkungan domestik berperan dalam transmisi. Pendekatan kedokteran keluarga memungkinkan identifikasi faktor risiko secara komprehensif, edukasi keluarga terkait tanda bahaya dan pemantauan fase kritis, serta intervensi promotif-preventif berbasis rumah tangga. Kesimpulan: Pendekatan kedokteran keluarga efektif dalam pengelolaan DBD anak secara holistik dan pencegahan kekambuhan di tingkat keluarga dan komunitas.