Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis pengaruh modal intelektual terhadap kinerja perusahaan dengan pendekatan berbasis akuntansi dan berbasis pasar Ayu Ramayani Abdurrahman; Yuni Nustini
Proceeding of National Conference on Accounting & Finance Volume 4, 2022
Publisher : Master Program in Accounting, Faculty of Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh modal intelektual terhadap kinerja perusahaan berbasis akuntansi dan berbasis nilai pasar studi pada perusahaan jasa keuangan yang terdaftar di BEI tahun 2017-2020. Modal Intelektual dalam penelitian ini diukur dengan metode VAIC (Value Added Intellectual Capital). Kinerja perusahaan berbasis akuntansi akan diukur dengan rasio Return on Asset (ROA) dan kinerja perusahaan berbasis pasar diukur dengan rasio Tobin’s Q. Data penelitian didapatkan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan jasa keuangan yang terdaftar di BEI dengan kriteria sampel menerbitkan laporan keuangan tahun 2017-2020. Penelitian ini berfokus pada perusahaan jasa keuangan yang ada di Indonesia. Oleh karena itu diharapkan untuk penelitian selanjutnya dapat mengembangkan penelitian dengan menggunakan data-data penelitian dari perusahaan jasa sektor lainnya maupun di negara-negara lain. 
Pemanfaatan Aplikasi M-Commerce untuk Memasarkan Produk Hasil Pengolahan Limbah Tempurung Kelapa Yuni Nustini; Allwar Allwar
Rahmatan Lil 'Alamin Journal of Community Services Volume 1 Issue 1, 2021
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/RLA.Vol1.iss1.art5

Abstract

Program pengabdian pada mayarakat ini bertujuan untuk menaikan pendapatan masyarakat melalui penjualan produk arang aktif di marketplace. Desa-desa di Kecamatan Bruno, Magelang menghasilkan limbah tempurung kelapa dalam jumlah yang banyak. Dengan adanya unit produksi arang aktif dari limbah tempurung kelapa, maka akan menciptakan lapangan pekerjaan.  Program-program yang dilaksanakan adalah berupa pembimbingan dan praktik pembuatan arang aktif, penyediaan mesin pemroses tempurung kelapa menjadi arang aktif, dan peralatan pembantu produksi. Dilanjutkan dengan pembimbingan hands-on pembuatan “Toko” di marketpalce Shopee. Output program ini adalah keberhasilan produksi arang aktif sampai dengan packaging-nya sehingga siap untuk dijual, dan dimilikinya “Toko” di Shopee. Di akhir program, produk sudah dipasarkan melalui mobile-commerce marketplace Shopee. 
Pembimbingan Berwirausaha Beternak Bebek dan Mentok di Kabupaten Sleman D.I. Yogyakarta Yuni Nustini; Allwar Allwar
Rahmatan Lil 'Alamin Journal of Community Services Volume 1 Issue 2, 2021
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/RLA.Vol1.iss2.art3

Abstract

Permintaan akan telur dan daging bebek di Kabupaten Sleman diprediksi akan terus meningkat sejalan dengan kemajuan industri pariwisata. Usaha beternak bebek dan mentok memiliki potensi yang besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Keuntungan beternak bebek dan mentok misalnya adalah harga telur dan daging, serta kandungan gizinya yang lebih tinggi daripada ayam. Pemeliharaan bebek/mentok adalah mudah. Bebek tidak mudah teserang penyakit ataupun memerlukan kandang khusus untuk pemeliharaanya. Mitra untuk kegiatan pengabdian ini adalah petani dan calon petani bebek yang ekonominya sangat terbatas, beberapa mitra telah memiliki beberapa ekor bebek yang dipelihara sebagai hobi, namun mitra berkeingin mengembangkan usaha beternak bebek yang lebih serius. Lokasi mitra adalah RW 21/RT04, Dusun Pandanpuro, Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah membentuk mitra yang memiliki usaha mandiri beternak bebek dan mentok. Metode yang digunakan adalah mengembangkan ternak bebek/mentok melalui 3 program, yaitu: 1). Teknik beternak mentok dan bebek secara modern, 2). Pengadaan mesin penentas telur, alat pemotong sayuran dan campuran pakan bebek; 3). Penyuluhan kewirausahaan kepada mitra meliputi perencanaan, pengorganisasian dan pengawasan sebuah unit usaha.
Faktor-faktor yang mempengaruhi opini audit going concern Edwina Putri Pertiwi; Yuni Nustini
Proceeding of National Conference on Accounting & Finance Volume 5, 2023
Publisher : Master Program in Accounting, Faculty of Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ncaf.vol5.art18

Abstract

The purpose of this study is to analyze the relationship between profitability, company size, company growth, leverage, audit lag, audit tenure, debt default, financial distress and opinion shopping towards going concern audit opinion in manufacturing companies listedion Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period of 2019-2021. In this study, the data used is the secondary data from annual reports that contains any informations needed this study and it use purposive sampling method to get the data. This study use profitability (ROA), company size (Ln. Total Assets), company growth (Tota Assets Ratio), leverage (DER), audit lag (the difference between the date of the financial statement and the audit report), audit tenure (how long time KAP cooperation with company), debt default (dummy variable), financial distress (Revised Altman bankruptcy) and opinion shopping (dummy variable) as independent variable and going concern audit opinion (dummy variable) as dependent variable. This study used 57 companies out from 513 total population. This study use binary logistic regression analysis method for data processing and analyzing. The results of this study show that profitability has a negative effect on going concern audit opinion. Audit lag, debt default and opinion shopping have a positive effect on going concern audit opinion. Company size, company growth, leverage, audit tenure and financial distress have no effect on going concern audit opinion.
Donation-Based Crowdfunding During Covid-19 Pandemic Yuni Nustini; Tiyas Kurnia Sari
AMAR (Andalas Management Review) Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Management Institute Faculty of Economics Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/amar.7.2.18-36.2023

Abstract

This study aims to determine the factors that influence the decision to donate through crowdfunding. The factors studied include the ease of the system, religiosity, social spirit, reputation, security, and influencers with trust in management as a mediating variable and their influence on the decision to donate through crowdfunding. This study adopted the Technology Acceptance Model (TAM) and Theory of Planned Behavior (TPB) to develop the research model. The sample in this study amounted to 300 respondents with a convenience sampling technique. Primary data that is processed comes from answers to questionnaires distributed to respondents via Google Forms. Data were analyzed using the statistical software Smart PLS Version 3.3.5. The results of this study indicate that the ease of the system and trust have an influence on the decision to become a donor on the crowdfunding platform. Religion and social spirit do not influence the decision to become a donor on the crowdfunding platform. Reputation, security and influencers influence the trustworthiness of managing a crowdfunding platform.
Determinasi Kualitas Audit BPK RI Dengan Beban Kerja Sebagai Pemoderasi Mohamad Abdul Radjak Masjhur; Yuni Nustini
Jurnal Akuntansi Manado (JAIM) Volume 5. Nomor 2. Agustus 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jaim.vi.10184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji determinasi kualitas audit dengan beban kerja sebagai variabel moderasi. Dalam penelitian ini menggunakan variabel kompetensi, tekanan anggaran waktu, integritas, dan skeptisme professional sebagai variabel independen. Penelitian ini menggunakan data primer berasal dari pengumpulan kuesioner sebanyak 53 orang yang bekerja di Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Gorontalo. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik convinence sampling. Pengujian data pada penelitian ini menggunakan metode SEM-PLS dengan software SmartPLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit; tekanan anggaran waktu berpengaruh positif terhadap kualitas audit; integritas dan skeptisme profesional auditor berpengaruh positif terhadap kualitas audit; beban kerja tidak memoderasi hubungan antara kompetensi dan skeptisme profesional terhadap kualitas audit; beban kerja memoderasi hubungan antara integritas dan tekanan anggaran waktu terhadap kualitas audit. Implikasi dari penelitian ini sangat diharapkan dapat menjadi ide baru yang digunakan oleh intansi pemerintah, untuk meningkatkan kualitas audit untuk mencegah tindak kecurangan.
Efektifkah Audit Forensik Dengan Dukungan Whistle-Blowing Digunakan Untuk Mendeteksi Suap? Eka Wirajuang Daurrohmah; Dekar Urumsah; Yuni Nustini
Integritas: Jurnal Antikorupsi Vol 7 No 2 (2021): INTEGRITAS: Jurnal Antikorupsi
Publisher : Komisi Pemberantasan Korupsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32697/integritas.v7i2.795

Abstract

The purpose of this study is to determine the effectiveness of forensic audits in detecting bribery with the support of whistleblowing. This qualitative research uses the phenomenological method with semi-structured interviews with 14 employees of Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). This study reveals that bribery is hidden fraud, so whistleblowing can be used as the first, then can be carried out for forensic audit as long as valid and relevant. Detection of bribery using forensic audit is faster and easier because the procedures are focused, detailed and rigid. The conclusion is forensic audits effective in detecting bribery with the support of whistleblowing.   Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas audit forensik dalam mendeteksi suap dengan dukungan whistleblowing. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode fenomenologi dengan teknik wawancara semi struktur kepada 14 orang pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penelitian ini mengungkapkan bahwa suap merupakan fraud yang hidden sehingga whistleblowing dapat dijadikan langkah awal terungkapnya suap, yang kemudian dapat dilakukan audit forensik selama valid dan relevan. Pendeteksian suap menggunakan audit forensik lebih cepat dan mudah karena dalam prosedurnya fokus, terperinci dan rigid. Maka dapat disimpulkan bahwa audit forensik efektif dalam mendeteksi suap dengan dukungan whistleblowing.
EVALUASI EFEKTIVITAS PENGELOLAAN ANGGARAN PADA UNIT BUDGETING SALAH SATU INSTANSI DI YOGYAKARTA Dina Syarafina Fahsa; Yuni Nustini
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pengelolaan anggaran pada Unit Budgeting salah satu Instansi di Yogyakarta. Penelitian ini mengkaji proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi anggaran serta faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pengelolaan anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, digunakan kombinasi metode penganggaran seperti bottom-up budgeting, top-down budgeting, incremental budgeting, dan performance-based budgeting untuk memastikan penyusunan anggaran yang partisipatif dan terarah. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui mekanisme administrasi yang ketat sebagai bagian dari sistem pengendalian internal, sementara tahap evaluasi dilakukan dengan membandingkan anggaran dan realisasi sebagai dasar pengambilan keputusan pada periode berikutnya. Secara umum, pengelolaan anggaran pada Unit Budgeting salah satu Instansi di Yogyakarta dinilai efektif, yang ditunjukkan oleh kesesuaian antara perencanaan dan realisasi anggaran serta kemampuannya dalam mendukung kelancaran operasional instansi. Meskipun terdapat beberapa pos anggaran dengan realisasi melebihi 100%, kondisi tersebut mencerminkan fleksibilitas anggaran untuk menyesuaikan kebutuhan operasional yang dinamis. Efektivitas pengelolaan anggaran dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kompetensi sumber daya manusia, penerapan kombinasi metode penganggaran, sistem pengendalian internal, fleksibilitas anggaran, pemanfaatan teknologi informasi, serta koordinasi dan komunikasi antarunit. Adapun kendala yang dihadapi meliputi dinamika kebutuhan operasional yang sulit diprediksi, keterbatasan pengukuran kinerja yang terstruktur, proses administrasi yang berjenjang, serta perbedaan pemahaman penganggaran antarunit. Namun demikian, berbagai upaya seperti peningkatan koordinasi, fleksibilitas anggaran, dan monitoring rutin telah dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut.
ANALISIS TANTANGAN DAN KENDALA DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA PT XYZ Hajeng Paramahita Rahsa Kinanthi; Yuni Nustini
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan kendala dalam penyusunan laporan keuangan pada PT XYZ, serta upaya yang dilakukan perusahaan dalam mengatasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama terletak pada proses harmonisasi chart of accounts (COA) pascamerger antara PT XYZ I dan PT XYZ II, yang mencakup penyelarasan struktur akun, kebijakan pencatatan, dan sistem pelaporan. Selain itu, kompleksitas operasional bandar udara dengan volume transaksi yang tinggi turut memengaruhi ketepatan pencatatan dan proses rekonsiliasi. Kendala yang dihadapi meliputi penyesuaian terhadap pendapatan dan beban, penggunaan data estimasi yang belum final saat penutupan buku, serta belum terintegrasinya sistem informasi akibat penggunaan dua sistem yang berbeda. Untuk mengatasi hal tersebut, perusahaan melakukan pengembangan sistem informasi akuntansi yang lebih terintegrasi, meningkatkan koordinasi antarunit kerja, menyusun kertas kerja penyesuaian secara berkala, serta mendorong pencatatan transaksi secara rutin. Secara keseluruhan, meskipun menghadapi berbagai tantangan dan kendala, penyusunan laporan keuangan tetap dapat dilakukan sesuai standar akuntansi yang berlaku. Upaya perbaikan yang dilakukan memberikan peluang bagi peningkatan efektivitas dan efisiensi proses pelaporan keuangan di masa mendatang.