Nur Hikmah
Magister Pendidikan IPA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelaksanaan Konseling Forgiveness Pada Siswa Broken Home Melalui Media Pop Up Book di SMP Negeri 262 Jakarta Nur Hikmah; Nurmawati Nurmawati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3688

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan memaafkan pada siswa broken home yang ditandai dengan munculnya emosi negatif seperti kemarahan, dendam, dan penarikan diri. Maka perlu diberikan intervensi konseling yang mampu memfasilitasi proses memaafkan dengan cara yang menarik dan bermakna. Media pop up book ini media visual 3 dimensi yang digunakan dalam proses konseling forgiveness melalui narasi, ilustrasi, dan elemen interaktif. Proses forgiveness yang meliputi membalut sakit hati, meredakan kebencian, upaya penyembuhan diri dan berjalan bersama. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian Single Subject Research (SSR) dan desain A–B–A. Subjek dalam penelitian sebanyak dua siswa broken home di SMP Negeri 262 Jakarta. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan forgiveness siswa broken home. Hasil analisis data menunjukkan bahwa baseline-1 (A) dilakukan sebanyak dua kali, persentase stabilitas 100%, kecenderungan arah meningkat (+). Kemudian dilanjutkan dengan intervensi (B) dilakukan selama enam kali, persentase stabilitas 50%, kecendrungan arah meningkat (+). Selanjutnya kondisi baseline-2 (A) dilakukan sebanyak dua kali, persentase stabilitas 100% kecenderungan arah meningkat (+). Persentase tumpang tindih data sebesar 0% menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling forgiveness melaui media pop up book berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan forgiveness siswa broken home.