Juli Herawati Padang
Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning terhadap Pemahaman Konsep Pendidikan Kewarganegaraan Siswa Kelas XI SMA Swasta Teladan Pematangsiantar Sabar Dumayanti Sihombing; Juli Herawati Padang; Desi Christin; Cintya Lolita Hutabarat; Wulandari Sihombing; Indah Sagita Siahaan; Nova Carlina Hutahaean; Rachel Larasati Samosir
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4513

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di jenjang sekolah menengah masih cenderung berorientasi tekstual sehingga pemahaman konsep siswa terhadap materi kewarganegaraan yang kompleks belum berkembang secara optimal. Kondisi tersebut menuntut penerapan strategi pembelajaran yang mampu mengaitkan materi ajar dengan konteks kehidupan nyata siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap pemahaman konsep Pendidikan Kewarganegaraan siswa kelas XI di SMA Swasta Teladan Pematangsiantar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental tipe One-Group Pretest–Posttest yang dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian terdiri atas 32 siswa kelas XI Fase F Kurikulum Merdeka yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes pemahaman konsep dan dianalisis melalui uji Paired Sample T-Test serta Normalized Gain (N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan capaian pemahaman konsep antara pengukuran awal dan akhir setelah penerapan model CTL, dengan tingkat peningkatan berada pada kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran kontekstual berkontribusi dalam memperkuat pemahaman konsep Pendidikan Kewarganegaraan siswa pada jenjang sekolah menengah. Penelitian ini memberikan implikasi empiris bagi pengembangan strategi pembelajaran PKn yang lebih kontekstual dan adaptif sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka.
Dampak Layanan Infrastruktur Digital Terhadap Efektivitas Pembelajaran: Bukti Dari Sekolah Menengah Pertama Di Pematangsiantar Grace Angel Florense Purba Siboro; Nova Evelin Saragih; Dewani Oktobeni Sidabutar; Juli Herawati Padang; Widya Vani Sitepu; Mika Debora Napitupulu; Sarni Pebrianti Manurung; Ady Frenly Simanullang
Young Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 2 No. 1 (2026): Young Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : Yayasan Bayt Shufiya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66867/yjssh.v2i1.244

Abstract

This study explores the impact of digital technology on the effectiveness of the teaching and learning process through an examination of infrastructure services in a secondary school. For this purpose, field observations and a literature review were employed. The main findings indicate that the available digital technology infrastructure—including hardware (45 computer/laptop units with a 1:3 ratio, projectors in 36% of classrooms, and 60% of students owning personal devices), internet network (50 Mbps Wi-Fi covering 40% of classrooms), free digital platforms (Google Classroom, YouTube Edu, e-books, and simulations), as well as technical support (2 IT staff, maintenance every 6 months, official policies, and teacher training twice a year)—has supported positive outcomes in learning digitalization efforts. Descriptive and theoretical analysis shows that digitalization initiatives yield positive impacts, including enhanced accessibility, interactivity, motivation, and learning outcomes. However, potential negative impacts exist, such as digital divides, distractions, and unequal access due to suboptimal infrastructure. The study's conclusion emphasizes the importance of digital infrastructure service capacity and user readiness as key success factors. Recommendations include equitable infrastructure development (improving network coverage and device availability), additional technical resources, and ongoing teacher training to optimize the effectiveness and efficiency of teaching and learning in school environments.