Gabriel Angel Chanigia
Institut Agama Islam Negeri Pontianak

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Arah Kebijakan Pendidikan Multikultural: Ruang Lingkup dan Prinsip Dasar yang digunakan MIS Nurul Muslimin Gabriel Angel Chanigia
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4837

Abstract

Indonesia sebagai negara yang memiliki keberagaman budaya, agama, dan sosial memerlukan pendidikan yang mampu menanamkan nilai toleransi dan sikap saling menghargai sejak dini. Pendidikan multikultural di madrasah menjadi penting karena mengintegrasikan nilai religius dan sosial dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis arah kebijakan pendidikan multikultural yang berkembang secara implisit di MIS Nurul Muslimin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala madrasah dan guru sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan multikultural di MIS Nurul Muslimin tidak dirumuskan secara formal, tetapi berkembang melalui pembiasaan, interaksi sosial, dan budaya sekolah yang terintegrasi dalam pembelajaran. Implementasi tersebut mampu menanamkan nilai toleransi, keadilan, dan sikap saling menghargai melalui praktik sosial dan keteladanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan multikultural berbasis budaya sekolah dan nilai religius mampu membentuk sikap inklusif serta memperkuat praktik pendidikan multikultural secara berkelanjutan di lingkungan madrasah.
Family Dysfunction and Its Impact on the Al-Qur’an Learning Process of Children in Pontianak City (A Study of QS. At-Tahrim Verse 6) Utin Darma Ranti; Gabriel Angel Chanigia; Luqman Abdul Jabbar
Jurnal Ilmiah WUNY Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah WUNY
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jwuny.v8i1.95370

Abstract

Background: The weakening role of the family in children's Al-Qur'an education has become a growing concern, particularly in Pontianak City, where dependence on Al-Qur'an Education Centers (TPA) and private Quran tutors is increasing. The home has not fully functioned as the primary space for Qur'anic learning, and parental involvement in mentoring and reinforcing religious values remains limited, potentially leading to dysfunction in the family's role in children's religious education. Objectives: This study aims to analyze the role of parents in Al-Qur'an education and to examine the impact of family dysfunction on children's Al-Qur'an learning in non-formal educational institutions. Method: A qualitative approach with field research methods was employed. Data were collected through observation and in-depth interviews with purposively selected TPA teachers and private Quran tutors in Pontianak City, West Kalimantan, and analyzed thematically using Talcott Parsons' structural functionalism framework through the A-G-I-L scheme. Result: Parents' low Al-Qur'an literacy, insufficient learning supervision at home, and weak reinforcement of Qur'anic values in daily life contribute to children's low motivation, discipline, and learning continuity. Conclusion: The success of children's Al-Qur'an education is highly determined by strengthening the parental role as primary educators through adaptation, goal attainment, role integration, and the continuous maintenance of Qur'anic values within the family.