Ika Arinia Indriyany
Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakulitas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI KOMPARASI PERAN PEREMPUAN BERBASIS KOMUNITAS DALAM MENGATASI PERUBAHAN IKLIM DI PROVINSI BANTEN Wahyu Kartiko Utami; Ika Arinia Indriyany
JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JIPAGS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jipags.v10i1.36885

Abstract

Perubahan iklim menuntut respons yang terintegrasi dan berakar pada kondisi lokal yang dapat menyeimbangkan keberlanjutan lingkungan, inklusi sosial, dan ketahanan ekonomi dalam kerangka pembangunan berkelanjutan. Program Kampung Iklim (ProKlim) di Provinsi Banten menyediakan konteks kritis untuk mengkaji aksi iklim berbasis komunitas di Indonesia. Studi ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk menganalisis peran perempuan sebagai aktor utama dalam ProKlim melalui tiga dimensi pembangunan berkelanjutan yaitu lingkungan, sosial, dan ekonomi. Data diinterpretasikan melalui analisis mendalam terhadap praktik komunitas, interaksi sosial, dan strategi penghidupan yang tertanam dalam inisiatif iklim lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan memainkan peran kunci dalam mendorong keberlanjutan lingkungan melalui pengelolaan limbah berbasis rumah tangga, kompos, konservasi sumber daya, berkebun di rumah, dan penanaman pohon sebagai solusi berbasis alam yang meningkatkan ketahanan ekosistem. Secara sosial, perempuan memperkuat modal sosial, mendorong partisipasi inklusif, dan menginstitusionalkan kesadaran iklim dalam hubungan komunitas sehari-hari, sehingga meningkatkan ketahanan sosial terhadap risiko iklim. Sedangkan secara ekonomi, perempuan mendorong praktik ekonomi hijau dan sirkular melalui bank sampah, usaha mikro ramah lingkungan, dan diversifikasi mata pencaharian yang meningkatkan ketahanan ekonomi rumah tangga.