Ginta Ginting
Universitas Terbuka, Jakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Kualitas dan Teknologi Layanan dalam Membentuk Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan: Studi Komparatif Jasa Ekspedisi Swasta dan BUMN Safirah Khansa Shabrina; Ginta Ginting; Kurniawati
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i2.7716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kualitas layanan dan teknologi layanan dalam membentuk kepuasan serta loyalitas pelanggan melalui perbandingan antara jasa ekspedisi swasta dan BUMN. Penelitian dilatarbelakangi oleh menurunnya loyalitas pelanggan serta meningkatnya persaingan industri logistik di Indonesia seiring dengan percepatan transformasi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan komparatif dengan metode survei terhadap 544 responden valid di Kota Tangerang, yang terdiri atas 269 pengguna jasa ekspedisi swasta (JNE) dan 275 pengguna jasa ekspedisi BUMN (Pos Indonesia). Kualitas layanan diukur menggunakan model SERVQUAL, sedangkan teknologi layanan diukur berdasarkan Technology Acceptance Model (TAM) dan dimensi e-service quality. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) serta uji Mann–Whitney untuk menguji perbedaan persepsi pelanggan antarperusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan dan teknologi layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan pada kedua jenis jasa ekspedisi. Namun demikian, terdapat perbedaan dalam mekanisme pembentukan loyalitas, di mana pada jasa ekspedisi swasta loyalitas pelanggan terbentuk melalui kepuasan pelanggan sebagai variabel mediasi, sedangkan pada jasa ekspedisi BUMN kualitas layanan dan teknologi layanan berpengaruh langsung terhadap loyalitas pelanggan. Selain itu, hasil uji beda menunjukkan bahwa pelanggan jasa ekspedisi swasta memberikan penilaian yang lebih tinggi terhadap kualitas layanan, teknologi layanan, dan loyalitas pelanggan dibandingkan dengan jasa ekspedisi BUMN. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi antara keunggulan kualitas layanan dan kapabilitas teknologi digital dalam meningkatkan loyalitas pelanggan pada industri jasa ekspedisi.
Peran Micro-Influencer Marketing dan Strategi Digital dalam Membentuk Sikap Serta Minat Berbelanja Konsumen: Studi Komparatif pada Platform E-Commerce Tokopedia dan Lazada Naufal Fadhil Alwarits; Kurniawati; Ginta Ginting
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Februari - Maret 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i2.7754

Abstract

Penelitian ini menguji peran micro-influencer marketing dan strategi digital dalam membentuk sikap serta minat berbelanja konsumen pada kategori fashion pria di dua ekosistem e-commerce Indonesia, Tokopedia dan Lazada. Mengadopsi kerangka Theory of Planned Behavior, studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif konfirmatori dengan survei terhadap 235 responden aktif (118 pengguna Tokopedia dan 117 pengguna Lazada) yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dan Multi-Group Analysis (MGA) untuk menguji perbedaan mekanisme pengaruh antarplatform. Temuan menunjukkan bahwa micro-influencer marketing dan strategi digital secara konsisten membentuk sikap konsumen pada kedua platform. Namun, mekanisme pembentukan minat belanja menunjukkan divergensi fundamental: pada Tokopedia, sikap berfungsi sebagai mediator parsial yang menjembatani pengaruh strategi pemasaran terhadap minat beli, sesuai prediksi teoretis TPB. Sebaliknya, pada Lazada teridentifikasi fenomena cognitive bypass, di mana pengaruh micro-influencer dan strategi digital terhadap minat belanja bersifat langsung tanpa melalui proses evaluasi sikap, mencerminkan karakteristik pengambilan keputusan impulsif pada segmen usia muda. Meskipun koefisien jalur tidak berbeda signifikan secara statistik, perbedaan kontekstual dalam mekanisme psikologis ini mengimplikasikan perlunya strategi pemasaran yang didiferensiasikan berdasarkan profil psikografis pengguna masing-masing platform.