Afifah Indra Puspita Widyani
UIN Walisongo, Semarang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Makna Haji dalam Pola Asuh Anak Studi Kasus Desa Kebonharjo Kabupaten Tuban Afifah Indra Puspita Widyani; Hasyim Hasanah
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i3.8179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi makna haji yang terkandung dalam pola asuh keluarga dalam menanamkan pemahaman mengenai nilai-nilai Haji dan Umrah kepada anak, faktor-faktor yang mempengaruhi keterlibatan keluarga dalam pendidikan Haji dan Umrah, serta pengaruh keterlibatan keluarga terhadap pemahaman anak mengenai makna ibadah tersebut, yang penelitian nya di lakukan di Desa Kebonharjo Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban. Keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman keagamaan anak, termasuk dalam mengenalkan nilai-nilai spiritual, sosial, dan moral yang terkandung dalam ibadah Haji dan Umrah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggambarkan secara mendalam pola asuh yang diterapkan oleh keluarga dalam memberikan pembelajaran tentang Haji dan Umrah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang diterapkan keluarga umumnya berupa pemberian teladan (keteladanan), pembiasaan dalam praktik ibadah, pemberian nasihat, serta pengenalan cerita dan pengalaman tentang pelaksanaan Haji dan Umrah. Keterlibatan keluarga dalam pendidikan Haji dan Umrah dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain tingkat pemahaman keagamaan orang tua, pengalaman melaksanakan Haji atau Umrah, lingkungan sosial dan budaya, serta tingkat pendidikan orang tua. Selain itu, keterlibatan keluarga yang aktif dalam memberikan pembelajaran keagamaan terbukti memberikan pengaruh positif terhadap pemahaman anak mengenai makna dan nilai-nilai Haji dan Umrah, seperti nilai keikhlasan, kesabaran, kebersamaan, dan ketaatan kepada Allah SWT. Dengan demikian, peran keluarga sangat penting dalam membentuk pemahaman religius anak melalui pola asuh yang tepat dan keterlibatan yang aktif dalam pendidikan keagamaan di lingkungan keluarga.