This Author published in this journals
All Journal Maharah
M. Habiburrahman
Institut Agama Islam Qomarul Huda Bagu, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Maharah

Kontribusi Pendidikan Agama Islam terhadap Pengembangan Karakter Entrepreneurial sebagai Solusi Pengangguran Pemuda di Indonesia Akh. Bayu Rifki; Ismail; M. Habiburrahman
Maharah: Journal of Islamic Education Teaching and Learning Vol. 2 No. 1 (2025): Juli-Desember
Publisher : Pascasarjana UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/maharah.v2i1.94

Abstract

Tingginya tingkat pengangguran pemuda di Indonesia, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), yang mencapai sekitar 16–17,3% pada tahun 2025, menjadi persoalan sosial dan ekonomi yang mendesak untuk diatasi. Ketidaksesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja yang semakin kompetitif akibat kemajuan teknologi memperparah kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menumbuhkan karakter kewirausahaan sebagai solusi strategis dalam menghadapi permasalahan pengangguran pemuda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) yang berfokus pada analisis deskriptif terhadap berbagai sumber ilmiah seperti buku, artikel jurnal, laporan penelitian, dan dokumen kebijakan yang relevan. Data dianalisis melalui proses kategorisasi tematik dan interpretasi deskriptif untuk mengidentifikasi nilai-nilai Islam yang berkontribusi terhadap pembentukan karakter kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai moral dan etika Islam seperti amanah, sabar, dan ikhlas mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan yang berorientasi pada keberhasilan ekonomi, tanggung jawab sosial, dan spiritualitas. Kesimpulannya, PAI berperan penting dalam membangun karakter kewirausahaan yang berkelanjutan, sehingga dapat menjadi solusi holistik dalam mengurangi pengangguran pemuda di era modern.