Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Rekonstruksi Evaluasi Pembelajaran Perspektif Islam Berbasis Afektif: Indonesia Akh.Bayu Rifki; Man Arafah; Ismail Thoib; Nurhilaliati
Qolamuna : Jurnal Studi Islam Vol. 10 No. 01 (2024): Juli 2024
Publisher : STIS MIFTAHUL ULUM LUMAJANG PRESS (STISMU PRESS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/qolamuna.v10i01.1819

Abstract

This study focuses on how the Islamic view of reconstructing the educational evaluation method affects the affective aspect (attitude). The purpose and function of this evaluation are to measure not only academic achievement but also the development of students' character and morals in accordance with Islamic values. The research methods used include literature studies (library research). The results of this study begin by understanding the meaning of evaluation in Islamic education and the underlying principles. Furthermore, an affective-based research model that prioritizes the evaluation of students' attitudes, values, and ethics is described. The concept of educational evaluation from an affective Islamic perspective was then developed to provide a more holistic framework. This research shows that this approach can increase emotional and spiritual engagement, as well as support the internalization of Islamic values in daily life. The implications of this study emphasize the need for effective evaluation ideas and training for educators in implementing affective based evaluation. Keywords: Reconstruction, Evaluation, Islamic Education, Affective
Kontribusi Pendidikan Agama Islam terhadap Pengembangan Karakter Entrepreneurial sebagai Solusi Pengangguran Pemuda di Indonesia Akh. Bayu Rifki; Ismail; M. Habiburrahman
Maharah: Journal of Islamic Education Teaching and Learning Vol. 2 No. 1 (2025): Juli-Desember
Publisher : Pascasarjana UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/maharah.v2i1.94

Abstract

Tingginya tingkat pengangguran pemuda di Indonesia, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), yang mencapai sekitar 16–17,3% pada tahun 2025, menjadi persoalan sosial dan ekonomi yang mendesak untuk diatasi. Ketidaksesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja yang semakin kompetitif akibat kemajuan teknologi memperparah kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menumbuhkan karakter kewirausahaan sebagai solusi strategis dalam menghadapi permasalahan pengangguran pemuda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) yang berfokus pada analisis deskriptif terhadap berbagai sumber ilmiah seperti buku, artikel jurnal, laporan penelitian, dan dokumen kebijakan yang relevan. Data dianalisis melalui proses kategorisasi tematik dan interpretasi deskriptif untuk mengidentifikasi nilai-nilai Islam yang berkontribusi terhadap pembentukan karakter kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai moral dan etika Islam seperti amanah, sabar, dan ikhlas mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan yang berorientasi pada keberhasilan ekonomi, tanggung jawab sosial, dan spiritualitas. Kesimpulannya, PAI berperan penting dalam membangun karakter kewirausahaan yang berkelanjutan, sehingga dapat menjadi solusi holistik dalam mengurangi pengangguran pemuda di era modern.
Analisis Pendekatan Deep Learning dalam Meningkatkan Karakter Tanggung Jawab Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Muhammad Lutfiyan Fakhril Husaini; Muhammad Habiburrahman; Akh. Bayu Rifki
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.655

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan karakter tanggung jawab siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah. Karakter tanggung jawab merupakan salah satu nilai penting yang harus dimiliki peserta didik untuk mendukung perkembangan moral, disiplin, dan kesadaran dalam menjalankan kewajiban. Namun, proses pembelajaran konvensional yang masih berpusat pada guru sering kali menyebabkan siswa kurang aktif dan belum mampu menginternalisasi nilai-nilai tanggung jawab secara optimal. Oleh karena itu, pendekatan deep learning dipandang sebagai salah satu inovasi pembelajaran yang mampu menciptakan proses belajar yang lebih aktif, reflektif, dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan deep learning dalam pembelajaran PAI serta dampaknya terhadap peningkatan karakter tanggung jawab siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang mendalam mengenai penerapan pendekatan deep learning dalam pembelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendekatan deep learning melalui diskusi reflektif, pemecahan masalah, dan pembelajaran berbasis pengalaman mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Pendekatan ini juga memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter tanggung jawab siswa, seperti meningkatnya disiplin, sikap amanah, dan kesadaran dalam menjalankan tugas. Meskipun demikian, penerapan pendekatan deep learning masih menghadapi beberapa hambatan, seperti keterbatasan waktu pembelajaran dan kesiapan guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang inovatif. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari sekolah dan seluruh pihak terkait agar penerapan pendekatan deep learning dapat berjalan secara optimal.
Merdeka-Islamic Learning: Analysis of Merdeka Curriculum ‎Implementation in Islamic Religious Education at Elementary Schools in ‎‎2026‎ Hasbullah; Hamdan; Abdul Muis; Ahmad Sanusi; Akh Bayu Rifki
eL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam Vol. 20 No. 1 (2026): eL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elhikmah.v20i1.14904

Abstract

This study examines the implementation of the Merdeka Curriculum (Kurikulum Merdeka) in Islamic Religious Education (PAI) at the elementary school level in Indonesia in 2026. Employing a qualitative descriptive approach through document analysis, interviews, and classroom observations at selected primary schools, this research investigates how the Merdeka Curriculum's core principles student agency, differentiated learning, and the Pancasila Student Profile are integrated within PAI instruction. The findings reveal that while teachers demonstrate increased creativity and flexibility in lesson design, significant challenges remain, including limited digital literacy among PAI educators, inadequate training, and the tension between standardized religious content and adaptive pedagogy. The study concludes that successful integration requires sustained professional development, contextually responsive teaching materials, and stronger institutional support. This research contributes to the growing discourse on reforming Islamic education within national curriculum policy frameworks.