Muhammad Tang
STAI Al-Furqan Makassar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Model Pendidikan Islam Multikultural sebagai Strategi Pencegahan Kekerasan dalam Lingkungan STAI Al-Furqan Makassar Muhammad Tang; Nur Syarifuddin; Muh Natsir
Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Pascasarjana IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jspai.v1i1.911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pendidikan Islam multikultural sebagai strategi pencegahan kekerasan di lingkungan kampus STAI Al-Furqan Makassar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kekerasan dalam bentuk fisik, verbal, dan simbolik di ruang akademik, terutama dalam era Society 5.0 yang ditandai dengan interaksi sosial yang tidak lagi terbatas pada ruang fisik. Pendekatan multikultural berbasis nilai-nilai budaya lokal Bugis-Makassar, khususnya sipakatau, menjadi fondasi dalam membangun karakter mahasiswa yang toleran, inklusif, dan berakhlak mulia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai sipakatau, seperti saling menghargai, menasehati, gotong royong, kasih sayang, menopang, menghormati hak asasi, dan menjaga kebersihan telah berhasil diinternalisasi melalui strategi uswah hasanah, pembiasaan, penguatan, kajian rutin, dan penugasan. Proses implementasi ini memperkuat budaya damai dan menurunkan potensi konflik antar mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam multikultural yang diintegrasikan dengan nilai budaya lokal memiliki efektivitas tinggi dalam membentuk ekosistem kampus yang aman, harmonis, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan universal. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dan praktis terhadap pengembangan model pendidikan Islam berbasis multikultural dan kearifan lokal dalam rangka membangun peradaban yang damai dan adil. Model ini layak diadaptasi oleh lembaga pendidikan tinggi Islam lainnya di Indonesia.