Anjasmara
STIKes Surya Global Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Diab-edu (diabetes edutainment): inovasi digital berbasis edutainment sebagai upaya pencegahan diabetes melitus: Diab-edu (diabetes edutainment): digital innovation based on edutainment as an effort to prevent diabetes mellitus Anjasmara; Niken Setyaningrum; Andri Setyorini; Ardhian Indra Darmawan
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 1 Nomor 2, November 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.49

Abstract

Latar belakang: Era digital yang terus berkembang menjadi hal positif dalam perkembangan system layanan kesehatan yang berbasis akurasi data dan tepat guna. Angka kejadian diabetes yang mengalami peningkatan berharap dapat diimbangi pencegahan dan penanganan dengan adanya tekonologi dalam layanan kesehatan. Tujuan: Membuat dan menguji aplikasi edutainment yang berorientasi pada pencegahan dan penangan diabetes melitus. Metode: Penulis melakukan kajian secara kolektif data dari media akurat dan artikel penelitian terkait layanan kesehatan digital pada penderita Diabetes. Informasi yang didapatkan diaktualisasikan dalam bentuk layanan digital yang didalamnya terdapat unsur pencegahan dan penanganan pada penderita diabetes. Bentuk layanan digital tersebut dibuat dalam bentuk aplikasi yang bisa diakses menggunakan smartphone penderita. Konten yang berada didalam aplikasi “Diab-edu (diabetes edutainment)” dikaji oleh dosen yang memiliki kapasitas dalam bidang informatika dan penyakit diabetes melitus. Kemudian dilakukan uji etik terkait akses yang dapat dilakukan oleh masyarkat umum mulai dari anak – anak sampai lansia. Hasil: Inovasi yang telah didesain dengan bentuk aplikasi yang diberi nama “Diab-edu (diabetes edutainment)” yang kemudian akan dilanjutkan dan diajukan dalam platform google play store dan app store. Menu yang berada dalam aplikasi tersebut terdiri dari menu utama yaitu tampilan awal aplikasi, profil aplikasi, sign in. Menu kedua yaitu video uploader, create crossword, edu, quiz, lets walk, food kalkulator dan redeem points. Simpulan: Aplikasi ini merupakan versi awal yang focus pada penyakit diabetes dan diharapkan pada waktu berikutnya mengalami penambahan konten dan keragaman jenis penyakit.
Optimalisasi sekolah siaga bencana untuk meningkatkan kesiapsiagaan di zona merah rawan bencana gempa bumi dan tsunami di SDN 1 Pundong Bantul : Optimization of disaster preparedness schools to increase preparedness in the red zone prone to earthquakes and tsunamis at SDN 1 Pundong Bantul Anjasmara; Janusari; Winda Purwanti Nurind; Niken Setyaningrum; Andri Setyorini; Dwi Suharyanta
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.50

Abstract

Latar Belakang: Wilayah Indonesia terletak di antara tiga lempeng tektonik yaitu lempeng Eurasia, lempeng Pasifik, dan lempeng Hindia-Australia. Kondisi tersebut menyebabkan Indonesia rentan terhadap gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, dan jenis-jenis bencana geologi lainnya. Mitigasi bencana sangat dianjurkan pada pendidikan anak usia dini. Anak-anak perlu dikenalkan faktor faktor penyebab terjadinya bencana agar mereka tahu penyebab Indonesia sebagai daerah rawan bencana. Tujuan: Meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan siswa, guru, dan masyarakat sekolah terhadap bencana alam serta mengoptimalkan fungsi sekolah sebagai pusat evakuasi dalam menghadapi bencana alam. Metode: Kegiatan pengabdian ini berjenis CBR (Community-Based Research). Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi dengan menggunakan media PPT,video animasi dan alat peraga,setelah itu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh siswa yang  di laksanakan pada hari Rabu, 16 oktober 2024 di SDN 1 Pundong. Untuk pihak pihak yang ikut serta ada dari guru, orang tua siswa dan para siswa siswi. Hasil Pengabdian: Sebelum dilakukan edukasi didapatkan nilai rata-rata pre-test 82,90 dan setelah dilakukan edukasi nilai rata-rata post-test 91,60. Hal ini menunjukkan bahwa memberikan video edukasi dapat meningkatkan pengetahuan siswa. Kesimpulan: Pengetahuan anak meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan siswa tentang bencana gempa bumi dan tsunami dengan memberikan video edukasi tentang bencana gempa bumi dan tsunami.