Latar Belakang: Seksual pranikah pada remaja menjadi masalah serius yang memicu berbagai dampak, seperti kehamilan tidak diinginkan, infeksi menular seksual, dan gangguan psikologis. Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi sering kali menjadi penyebab utama perilaku ini. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi yang efektif, salah satunya melalui pendidikan kesehatan berbasis media video. Tujuan: Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video edukasi terhadap pengetahuan remaja tentang seksual pranikah. Metode: Penelitian ini berjenis pra eksperiment dengan rancangan one-group pre-post test design. Responden pada penelitian ini yaitu siswa yang usia 13-14 tahun di SMP Negeri 3 Banguntapan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Banguntapan berjumlah 224 siswa, sehingga peneliti mengambil sampel 70 orang dengan teknik sampling yang digunakan yaitu random sampling.. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahua seksual pranikah. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Wilcoxon. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan pada siswa SMP Negeri 3 Banguntapan sebelum diberikan pendidikan kesehatan dengan media video edukasi adalah 66,69. Rata-rata skor pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan media video edukasi sebesar 91,26. Terjadi kenaikan skor pengetahuan sebesar 24,57 setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan media video edukasi. Hasil uji Wilcoxon didapatkan Nilai p = 0.000 (nilai p< 0,005). Simpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video edukasi terhadap pengetahuan remaja tentang seksual pranikah di SMP Negeri 3 Banguntapan (nilai p<0,05).