Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN PEMAHAMAN MASYARAKAT TERKAIT URGENSI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DALAM PERLINDUNGAN HAK WARGA DESA DI KECAMATAN WATUBANGGA Rahmad Hidayat; Riezka Eka Mayasari; Irsan Rahman; Basrawi Basrawi
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i3.1543

Abstract

Tujuan pelaksanaan kegiatan dilatarbelakangi oleh rendahnya kesadaran masyarakat desa tentang pentingnya dokumen kependudukan, yang berakibat pada keterbatasan akses terhadap program perlindungan sosial pemerintah. Data menunjukkan bahwa ketidaklengkapan dokumen kependudukan menjadi faktor utama terjadinya exclusion error dalam program bantuan sosial, sehingga banyak keluarga yang sebenarnya berhak menerima bantuan tidak terdaftar. Kegiatan ini juga didasari kenyataan bahwa ketiadaan dokumen kependudukan mengakibatkan konsekuensi yuridis signifikan seperti ketidakjelasan status hukum, hambatan akses keadilan, kerentanan terhadap diskriminasi, dan keterbatasan dalam melakukan transaksi serta perbuatan hukum. Kontribusi kegiatan terwujud dalam peningkatan pemahaman masyarakat desa tentang fungsi strategis administrasi kependudukan, kewajiban melakukan pencatatan peristiwa penting, serta prosedur yang harus diikuti. Program ini tidak hanya berhenti pada edukasi, tetapi juga memberikan solusi praktis bagi permasalahan administrasi kependudukan yang sering dihadapi masyarakat, sehingga tercipta masyarakat desa yang tertib administrasi, sadar hukum, dan mampu memperjuangkan hak-haknya secara mandiri. Lebih jauh, program ini berkontribusi pada penguatan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan sistem administrasi kependudukan sebagai instrumen penegakan hak konstitusional yang memungkinkan warga untuk memperoleh legitimasi hukum atas identitas, properti, dan akses terhadap layanan publik.
Penguatan Karakter Anti-Bullying melalui Pendekatan Partisipatif pada Siswa SD dan SMP di Desa Ranosangia Kecamatan Toari Yudi Agusman; Rahma Nabila; Diki Pratama; Amida Datu; Dewa Ardhi Saputra Ahnur; Alan Syahril; Jingga Astri Ananta; Nurhikmah Abdullah; Puput Yuspitasari; Rahmad Hidayat; Riskawati; Risnawati; Silfia Ningsih; Trezzi Oliviya
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v7i2.506

Abstract

The community service program was designed to raise collective awareness of bullying while fostering a more positive school environment. The program was implemented through needs assessment, collaboration with schools, and the delivery of educational materials using visual aids, interactive discussions, games, and edutainment activities. The results indicate an increased understanding among students of the forms and impacts of bullying, greater willingness to share personal experiences in safe discussion spaces, and the internalization of values such as empathy, cooperation, and respect for diversity. Active student engagement was further supported by teachers and school leaders, who affirmed that the program aligned with existing character education efforts. In conclusion, although not supported by quantitative data, this participatory approach proved effective in enhancing anti-bullying awareness and encouraging a collective commitment to building a sustainable and conducive learning culture.