Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Literasi Digital Mahasiswa melalui Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis Pemrograman: Strategi Pemberdayaan Calon Pendidik Abad 21 Riskawati Riskawati; Ihfa Indira Nurnaifah Idris; Nurul Mutmainnah Herman; Nurhasmi Nurhasmi; Dirgah Kaso Sanusi
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i2.1571

Abstract

Penguasaan literasi digital merupakan kompetensi esensial bagi calon pendidik dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat literasi digital mahasiswa melalui pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis pemrograman. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari di Laboratorium Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar dan diikuti oleh 98 mahasiswa semester lima dari Program Studi Pendidikan Fisika dan Biologi. Metode kegiatan mencakup penyuluhan, pelatihan teknis menggunakan platform simulasi, pendampingan praktik mandiri, dan presentasi hasil karya. Evaluasi dilakukan menggunakan angket literasi komputer dengan 27 butir pernyataan skala Likert. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85% peserta berada pada kategori literasi digital Sedang hingga Tinggi. Selain itu, seluruh peserta mampu menyusun prototipe media pembelajaran berbasis coding yang relevan dengan bidang keilmuan masing-masing. Kegiatan ini memperkenalkan pendekatan praktis dalam pemberdayaan digital calon pendidik serta membuktikan pentingnya pelatihan terstruktur dalam membangun kesiapan guru menghadapi transformasi teknologi dalam pendidikan.
Transformasi Kompetensi Pedagogik Calon Guru Fisika melalui Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Coding Riskawati Riskawati; Sukmawati Said; Nurul Mutmainnah Herman; Nurhasmi Nurhasmi; Dirgah Kaso Sanusi
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i2.1583

Abstract

Kegiatan pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis coding dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi teknologi calon guru fisika dalam merancang media ajar digital yang interaktif dan kontekstual. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pedagogik peserta melalui pelatihan terstruktur yang menekankan integrasi teknologi dalam desain pembelajaran. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari di Laboratorium Komputer Universitas Negeri Makassar, dengan melibatkan 30 mahasiswa semester lima Program Studi Pendidikan Fisika sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan teknis, praktik langsung, pendampingan, serta presentasi hasil. Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil dan masing-masing ditugaskan menyusun prototipe media pembelajaran berbasis coding sesuai topik fisika dalam kurikulum. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 27 dari 30 peserta (90%) berhasil menyelesaikan produk media ajar digital yang fungsional, sementara 28 peserta (93%) menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap desain pembelajaran digital. Selain itu, 97% peserta menyatakan kepuasan terhadap proses pelatihan, dan seluruh peserta (100%) mampu menyusun refleksi tertulis berbasis pengalaman. Pelatihan ini juga berhasil membangun pola pikir inovatif dan mendorong kreativitas serta kerja kolaboratif peserta dalam merespons tantangan pembelajaran abad ke-21. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik dan teknologi mampu meningkatkan kesiapan calon guru fisika secara signifikan, serta dapat dijadikan model dalam pengembangan kompetensi pedagogik yang adaptif terhadap era digital
Penguatan Karakter Siswa Sekolah Dasar melalui Program “Garuda di Dadaku” Muh. Khaedir; Riskawati Riskawati; Fediyatun Muntazarah; Nurhafizal Hasanah
Peradaban Journal of Community Service Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjcs.v2i1.870

Abstract

Melemahnya pemahaman dan internalisasi nilai-nilai Pancasila di kalangan siswa sekolah dasar menjadi tantangan penting dalam upaya penguatan karakter generasi muda. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman karakter dan nilai-nilai Pancasila pada siswa sekolah dasar melalui program “Garuda di Dadaku: Menjadi Anak Hebat dengan 5 Pesan Pancasila”. Program dilaksanakan selama satu pekan dengan pendekatan terpadu, terjadwal, dan kolaboratif yang melibatkan guru, dosen, dan mahasiswa. Kegiatan terdiri atas tiga komponen utama, yaitu pemanfaatan media digital interaktif berbasis nilai-nilai Pancasila, simulasi melalui role play dan permainan edukatif, serta refleksi terstruktur. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 145 siswa kelas III–VI sebagai peserta. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengukur dimensi pemahaman moral (moral understanding) terkait nilai-nilai Pancasila. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada seluruh dimensi pemahaman moral peserta. Rata-rata skor pemahaman nilai-nilai Pancasila meningkat sebesar 32,4% setelah program dilaksanakan, dengan dimensi kebhinekaan global mengalami peningkatan tertinggi sebesar 38,7%. Temuan ini menunjukkan bahwa program “Garuda di Dadaku” efektif dalam memperkuat pemahaman karakter dan nilai-nilai Pancasila pada siswa sekolah dasar. Program ini juga menawarkan model penguatan karakter yang kolaboratif, intensif, dan mudah direplikasi pada berbagai satuan pendidikan dasar. The weakening of understanding and internalization of Pancasila values among elementary school students has become a significant challenge in efforts to strengthen the character of the younger generation. This community service program aimed to enhance students’ character development and understanding of Pancasila values through the “Garuda di Dadaku: Becoming an Outstanding Child through the Five Messages of Pancasila” program. The program was implemented over a one-week period using an integrated, structured, and collaborative approach involving teachers, lecturers, and university students. The activities consisted of three main components: the use of interactive digital learning media based on Pancasila values, simulations through role-playing and educational games, and structured reflection sessions. The program employed a Participatory Action Research (PAR) approach involving 145 students from Grades III to VI. Data were collected using a Likert-scale questionnaire administered before and after the program to assess the dimension of moral understanding related to Pancasila values. The results demonstrated significant improvements across all dimensions of participants’ moral understanding. The average score of Pancasila values understanding increased by 32.4% after the program, with the global diversity dimension showing the highest improvement at 38.7%. These findings indicate that the “Garuda di Dadaku” program is effective in strengthening elementary school students’ character development and understanding of Pancasila values. Furthermore, the program offers a collaborative, intensive, and easily replicable model for character education in various elementary education settings.