Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Strategi Pengembangan SDM dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pekerja pada Proses Panen Sarang Burung Walet di Kecamatan Tulung Selapan Sandrian Anggara; Ermalina Ermalina
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i2.3341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan disiplin kerja terhadap kinerja pekerja pada proses panen industri sarang burung walet di Kecamatan Tulung Selapan. Industri sarang burung walet merupakan sektor dengan karakteristik kerja yang membutuhkan ketelitian, keterampilan teknis, dan konsistensi prosedur panen agar menghasilkan produk yang berkualitas tinggi. Namun, variasi kompetensi pekerja serta tingkat kedisiplinan yang tidak merata sering menjadi faktor penghambat tercapainya standar kinerja yang optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada para pekerja panen di beberapa rumah walet di Kecamatan Tulung Selapan. Variabel yang dianalisis meliputi strategi pengembangan SDM (pelatihan, pembinaan, pemberian pengetahuan teknis), disiplin kerja (ketepatan waktu, kepatuhan SOP panen, penggunaan alat pelindung), serta kinerja pekerja (produktivitas, kualitas hasil panen, ketepatan prosedur kerja). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk mengetahui besaran pengaruh masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan SDM berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja pekerja. Program pelatihan teknis dan pembinaan rutin mampu meningkatkan kompetensi pekerja terutama dalam teknik panen, penanganan sarang, serta pemahaman prosedur keselamatan kerja. Disiplin kerja juga terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja, di mana pekerja dengan tingkat kedisiplinan tinggi menunjukkan ketelitian lebih baik, lebih efisien, dan mampu menjaga kualitas sarang walet sesuai standar industri. Secara simultan, kedua variabel—strategi pengembangan SDM dan disiplin kerja—memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan kinerja pekerja pada proses panen.
Pemberdayaan Siswa di SMP 22 Muhammadiyah Pamulang dalam Tindakan Saat Bencana melalui Edukasi dan Penguatan Simulasi Bencana Sultan Sabil Syarifudin; Andrean Alga Fratama; Ryan Rabbaanii Satrio; Adinda Davina Aulia Fitri; Muhammad Alfandy Jufianto; Bayan Al Gafari; Sandrian Anggara; Yenika Sugiarto Yusuf; M Ulin Nuha; Nina Nurhayati; Ermalina Ermalina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1448

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 22 Pamulang dengan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan serta penguatan karakter siswa. Kegiatan pengabdian ini melibatkan 150 peserta yang terdiri atas siswa SMP Muhammadiyah 22 Pamulang sebagai sasaran utama program. Kegiatan dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung proses pembelajaran di sekolah sekaligus meningkatkan kepedulian sosial dan keterampilan siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan model partisipatif, di mana mahasiswa terlibat secara langsung dalam kegiatan pendidikan dan sosial bersama pihak sekolah. Program kerja yang dilaksanakan meliputi pendampingan pembelajaran di kelas, kegiatan edukatif dan kreatif, pengenalan literasi digital, serta kegiatan sosial yang mendukung pengembangan karakter siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa, keaktifan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, serta bertambahnya wawasan siswa dalam pemanfaatan teknologi digital secara positif. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara mahasiswa dan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif. Dengan demikian, kegiatan KKN ini dapat disimpulkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan karakter siswa secara partisipatif dan berkelanjutan.