Elly Suryani
Manajemen Bisnis Telekomunikasi dan Teknologi Informasi, Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Telkom, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Peningkatan Kesadaran Wisata Menuju Desa Wisata Berkembang: Studi Kasus Desa Cibodas, Kabupaten Bandung Sunu Puguh Hayu Triono; Elly Suryani; Danang Indrajaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 1 (2025): JPMI - February 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3325

Abstract

Tren wisata menuju kepada wisata alternatif dan salah satunya adalah wisata pedesaan. Desa wisata merupakan perwujudan community-based tourism (CBT) yang belakangan semakin meningkat karena lebih mendukung pariwisata yang berkelanjutan. Terdapat 761 desa wisata di Jawa Barat, salah satunya adalah Desa Cibodas yang terletak di kawasan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Desa Cibodas termasuk desa wisata rintisan karena baru memiliki potensi alam, sarana prasarana yang terbatas, dan jumlah kunjungan yang sedikit. Berdasarkan diskusi dengan perangkat desa, diketahui bahwa tingkat kesadaran wisata masyarakat Desa Cibodas masih rendah. Dalam rangka pengembangan desa Cibodas menuju desa wisata berkembang maka perlu dilakukan upaya peningkatan kesadaran wisata sebagai landasan utama. Pelatihan kesadaran wisata diberikan kepada pemangku kepentingan sesuai kerangka pentahelix yang mencakup masyarakat (kelompok sadar wisata, karang taruna, PKK), pemerintah (pemerintah desa dan pengelola desa wisata), danĀ  industri (BUMDes), akademisi, dan media. Pelatihan kesadaran wisata yang dilakukan mencakup aspek konseptual; urgensi, tahapan, peran teknologi dan perspektif keberlanjutan; dan strategi pengembangan desa wisata. Berdasarkan hasil survey diketahui bahwa tingkat kesadaran wisata peserta termasuk kategori tinggi. Sedangkan terkait umpan balik diketahui bahwa kegiatan yang dilakukan sudah tepat dan efektif. Masyarakat juga berharap program ini dapat berjalan secara berlanjut dan bertahap, terutama terkait aspek strategi untuk bisa menjadi desa wisata maju. Dalam pelaksanaannya terdapat beberapa kendala yang dapat menjadi saran bagi pelaksanaan kegiatan berikutnya, antara lain yaitu terkait pre-test, jadwal pelaksanaan dan teknis pelaksanaan.