Yanti Hamdiyati
Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Penerapan Keterampilan Proses Sains pada Pembelajaran Biologi dengan Pendekatan Deep Learning Dita Astriningrum; Yanti Hamdiyati; Kusnadi; Mimin Nurjhani Kusumastuti; Sariwulan Diana; Dewi Susanti; Anugrah Ayumaharani Widianingsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JPMI - Februari 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.4401

Abstract

Guru biologi SMA di Kota Cimahi memilki tingkat pengalaman mengajar yang berbeda. Mereka memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai untuk mengajar biologi, namun tidak semua dari mereka memiliki pengalaman mengikuti pelatihan formal dalam pembelajaran berbasis deep learning. Deep learning, sebagai paradigma pendidikan di Indonesia, dapat mengoptimalisasi tercapainya Capaian Pelajaran Biologi, salah satunya keterampilan proses sains (KPS). Oleh sebab itu, pelatihan ini mengupayakan pendampingan berkelanjutan bagi guru biologi SMA di KBB dalam mengikuti perkembangan kurikulum serta untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan KPS. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi-refleksi. Dalam tahap pelaksanaan dilakukan pelatihan melalui webinar, bimbingan teknis, dan praktik mengajar. Model analisis pedagogical, content, knowledge (PCK) digunakan untuk menganalisis keterampilan guru. Model tersebut memiliki 3 komponen, yaitu: pengetahuan tentang pemahaman siswa, menentukan strategi belajar, dan memilih teknik serta jenis asesmen. Hasil analisis modul ajar menunjukkan bahwa PCK guru biologi dalam merencanakan masih perlu ditingkatkan lagi terutama dalam perumusan tujuan pembelajaran dan pemilihan media yang sesuai untuk aktivitas KPS dan deep learning. Analisis praktik mengajar menunjukkan guru berupaya melakukan semua dimensi deep learning, namun kesulitan dalam memfasilitasi KPS. Berdasarkan hasil dari pelatihan, program serupa perlu dilakukan dan ditingkatkan frekuensinya agar upaya pendampingan guru dalam mengikuti perubahan kurikulum dapat berkelanjutan.