Fitri Yanti
Program Studi Sarjana Kesehatan Masyakat, Universitas Mandala Waluya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penyuluhan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Andobeu Jaya Aisyah Nurfatihana; Fitri Yanti; Muhammad Ikhsan Akbar; Sitti Marya Ulva
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 1 No. 2 (2024): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/t0tm6j19

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Masyarakat di Kabupaten Konawe, khususnya, mengalami peningkatan kasus  Demam Berdarah Dengue (DBD). Sampai saat ini, Dinas Kesehatan setempat telah mencatat 155 kasus, dengan jumlah dirawat sebanyak 8 orang, sembuh 146 orang, dan 1 orang meninggal dunia. Penyuluhan DBD telah dilakukan namun hanya di terpusat di puskesmas saja sehingga belum semua mengetahui pencegahan DBD. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya ibu rumah tangga, tentang penularan dan pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Pengabdian ini dilaksanakan di Balai Desa Andobeu Jaya, dihadiri oelh 30 peserta ibu rumah tangga. Metode pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini dilakukan melalui metode ceramah, diskusi, tanya jawab serta pembagian leaflet. Evaluasi penyuluhan dilakukan dengan pengisian kuesioner  pre-test dan  post-test. Pengetahuan masyarakat sebelum dilakukan penyuluhan tentang DBD dengan memberikan  pre-test adalah 80,7%, sedangkan setelah dilakukan penyuluhan dan pemberian  post-test adalah 100%. Adapun rata-rata peningkatan pengetahuan masyarakat tentang DBD setelah dilakukan penyuluhan adalah 19,33%. Masyarakat sangat antusias bertanya dan memberikan komentar saat diskusi terkait program 3M dan fogging.
Edukasi Pembuatan Komposter Two In One dengan Memanfaatkan Sampah Dapur Masyarakat di Wilayah Pesisir Fitri Yanti; Sri Mulyani; Sitti Marya Ulva
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 1 No. 2 (2024): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/dvp45623

Abstract

Sampah merupakan salah satu masalah rusaknya lingkungan yang mempengaruhi kesehatan masyarakat. Tidak adanya TPS dan tingginya persentase masyarakat yang tidak memilah sampahnya menjadi masalah yang melatarbelakangi tim pengabdian melakukan pelatihan pembuatan kompos di Desa Nii Tanasa. Tujuan pelatihan ini, agar masyarakat bisa melakukan pengolahan sampah organik secara mandiri. Metode pengabdian dengan melakukan edukasi pembuatan komposter Two in One. Subyek pengabdian adalah ibu rumah tangga sebanyak 15 masyarakat khususnya ibu-ibu PKK Desa Nii Tanasa. Pelaksanaan pengabdian dilaksanakan pada hari Minggu, 19 Mei 2024, di Desa Nii Tanasa Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara bertempat di Balai Desa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi Pembuatan Komposter Two In One dengan Memanfaatkan Sampah Dapur. Evaluasi dengan Focus Grup Discussion (FGD). Pasca pengabdian, peserta pelatihan mengetahui jenis-jenis sampah yang bisa diolah menjadi pupuk kompos serta bisa membuat pupuk kompos padat maupun cair secara mandiri. Diharapkan masyarakat bisa membuat komposter two in one ini di rumahnya masing-masing, sehingga bisa menciptakan satu rumah satu komposter.
Sosialisasi Cegah Stunting Sejak Pra Nikah di Desa Lamboo Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Fitri Yanti; Sari Arie Lestari; Wa Ode Rahmadaniah; Waode Yuliastri; Ridwan Bai Athur; Waode Pusmarani; Ririn Teguh Ardiansyah
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 1 No. 2 (2024): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/snmp3r33

Abstract

Stunting adalah masalah kesehatan global yang berakibat pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak-anak. Di Desa Lamboo, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe, ditemukan 22 kasus stunting, yang menunjukkan perlunya intervensi pencegahan. Pencegahan stunting yang telah dilakukan di Desa Lamboo selalu difokuskan pada ibu-ibu dan perempuan sehingga perlu edukasi mencegah stunting pada laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja laki-laki mengenai pencegahan stunting sejak pra-nikah melalui sosialisasi. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 11 Juni 2024, dengan metode ceramah dan diskusi kelompok terfokus, diikuti oleh 15 remaja laki-laki. Materi yang disampaikan meliputi pengetahuan tentang pencegahan stunting sebelum menikah, asupan nutrisi selama masa persiapan pernikahan, serta peran laki-laki dalam mencegah stunting. Evaluasi edukasi ini dilakukan FGD (Focus Group Discussion). Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran peserta bahwa peran laki-laki sangat penting dalam pencegahan stunting, yang sebelumnya dianggap sebagai tanggung jawab perempuan saja.