Leniarti Ali
Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimalisasi Kesadaran Masyarakat: Kolaborasi dalam Pembersihan  dan Edukasi Biopori untuk Pemilahan Sampah Nur Alya; Fitri Yanti; Erwin Azizi Jayadipraja; Leniarti Ali; Laode Muhamad Yasmin; La Djabo Buton; Anry Hariadhin Depu
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 1 No. 1 (2024): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/gzf3bf23

Abstract

Sampah merupakan suatu materi yang tidak digunakan, tidak terpakai, tidak disenangi, atau sesuatu yang dibuang yang berasal dari kegiatan manusia. Di wilayah Desa Andobeu Jaya, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang melibatkan penggunaan berbagai media seperti Pamflet untuk sosialisasi. Hasil dari kegiatan ini mencakup publikasi, peningkatan pengetahuan (72,51%) dan dukungan masyarakat terhadap program pengelolaan sampah, serta meningkatnya sikap positif dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah, serta terjalinnya kerjasama antara masyarakat dan kader pemerintahan Desa Andobeu Jaya. Kesimpulan yang dapat diambil adalah masyarakat telah menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan dengan membuang sampah secara rutin. Namun, untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah, diperlukan kegiatan pembekalan pengetahuan dan sosialisasi kepada pemerintah daerah dan jajarannya, sebagai bagian dari opsi kegiatan pengabdian masyarakat berikutnya. Hal ini sejalan dengan visi dari judul "Optimalisasi Kesadaran Masyarakat: Kolaborasi dalam Pembersihan dan Edukasi Biopori untuk Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik
Analisis Determinan Diabetes Melitus Tipe II Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Nambo Airin Putri; Ratna Umi Nurlila; Leniarti Ali
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Diabetes melitus di Kota Kendari mengalami peningkatan kasus dalam tiga tahun terakhir. Puskesmas Nambo salah satu Puskesmas di wilayah pesisir yang mengalami kejadian diabetes tertinggi dengan jumlah kasus pada tahun 2022 tercatat 163 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan kejadian diabetes melitus tipe 2 pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Nambo. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian berjumlah 137 lansia. Teknik pengambilan sampel accidental sampling, jumlah sampel 58 lansia. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola makan dengan kejadian DM tipe 2 diperoleh hitung = 14,752. obesitas dengan kejadian DM tipe 2 diperoleh hitung = 5,842. aktivitas fisik dengan kejadian DM tipe 2 diperoleh hitung = 4,859. riwayat hipertensi dengan kejadian DM tipe 2 diperoleh hitung = 5,595. Sehingga, disimpulkan bahwa pola makan, aktivitas fisik, obesitas dan riwayat hipertensi merupakan determinan kejadian DM tipe 2 pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Nambo. Saran dalam penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan pihak puskesmas agar lebih memperhatikan upaya promotif dan preventif terhadap kejadian diabetes melitus tipe 2 khususnya pada lansia
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tomia Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi Darnovia Ningsih; Wa Ode Nova Noviyanti; Leniarti Ali
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Wilayah Kerja Puskesmas Tomia yang setiap tahun mengalami peningkatan, yakni pada tahun 2020 kasus ISPA sebanyak 369 penderita, tahun 2021 kasus ISPA sebanyak 380, sedangkan pada tahun 2022 kasus ISPA meningkat menjadi 392. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Tomia Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi. Jenis penelitian adalah survey analitik dengan desain Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 705 orang dengan jumlah sampel sebanyak 88 balita yang diambil secara Proportional Random Sampling. Metode analisis menggunakan Uji Chi-Square dengan kontigensi uji phi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kebiasaan merokok memperoleh nilai (X2hitung = 42,531 dan = 0,695), ventilasi rumah (X2hitung = 14,534 dan = 0,406) dan kelengkapan imunisasi (X2hitung = 21,965 dan = 0,500). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan kuat antara kebiasaan merokok, ada hubungan sedang ventilasi rumah, dan ada hubungan sedang kelengkapan imunisasi dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Tomia. Diharapkan agar ibu balita lebih memperhatikan balitanya agar terhindar dari paparan asap rokok, membuka jendela setiap hari agar cahaya dapat masuk dan jika ada yang terkena ISPA untuk menjaga kontak langsung terhadap bayi.