La Djabo Buton
Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Optimalisasi Kesadaran Masyarakat: Kolaborasi dalam Pembersihan  dan Edukasi Biopori untuk Pemilahan Sampah Nur Alya; Fitri Yanti; Erwin Azizi Jayadipraja; Leniarti Ali; Laode Muhamad Yasmin; La Djabo Buton; Anry Hariadhin Depu
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 1 No. 1 (2024): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/gzf3bf23

Abstract

Sampah merupakan suatu materi yang tidak digunakan, tidak terpakai, tidak disenangi, atau sesuatu yang dibuang yang berasal dari kegiatan manusia. Di wilayah Desa Andobeu Jaya, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang melibatkan penggunaan berbagai media seperti Pamflet untuk sosialisasi. Hasil dari kegiatan ini mencakup publikasi, peningkatan pengetahuan (72,51%) dan dukungan masyarakat terhadap program pengelolaan sampah, serta meningkatnya sikap positif dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah, serta terjalinnya kerjasama antara masyarakat dan kader pemerintahan Desa Andobeu Jaya. Kesimpulan yang dapat diambil adalah masyarakat telah menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan dengan membuang sampah secara rutin. Namun, untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah, diperlukan kegiatan pembekalan pengetahuan dan sosialisasi kepada pemerintah daerah dan jajarannya, sebagai bagian dari opsi kegiatan pengabdian masyarakat berikutnya. Hal ini sejalan dengan visi dari judul "Optimalisasi Kesadaran Masyarakat: Kolaborasi dalam Pembersihan dan Edukasi Biopori untuk Pemilahan Sampah Organik dan Anorganik
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Gastritis di Wilayah Kerja Puskesmas Wakumoro Kecamatan Parigi Kabupaten Muna Wa Ode Fariha; La Djabo Buton; Sitti Marya Ulva
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Penderita penyakit gastritis di  Kabupaten Muna meningkat selama tiga tahun terakhir, sama halnya dengan di wilayah kerja puskesmas Wakumoro mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun 2020 ke tahun 2022. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gastritis diwilayah kerja puskesmas wakumoro kecamatan Parigi kabupaten muna. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional study. Jumlah populasi sebanyak 337 jiwa dan jumlah sampel sebanyak 78 responden. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square (X²). Hasil uji statistik menunjukkan hubungan antara pola makan dengan kejadian gastritis diperoleh nilai =57,474 dengan Phi=0,858. Hasil uji statistik hubungan stress dengan kejadian gastritis diperoleh nilai =10,126 dengan nilai Phi=0,360. Hasil uji statistik hubungan konsumsi alkohol dengan kejadian gastritis diperoleh nilai =49,886 dengan nilai Phi= 0,800 Sehingga disimpulkan berdasarkan hasil uji statistik, bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara pola makan dan konsumsi alkohol, sedangkan stres didapatkan hubungan lemah. Diharapkan adalah para petugas Kesehatan Puskemas Wakumoro dapat selalu melakukan penyuluhan tentang penyebab penyakit gastritis.
Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Leaflet Terhadap Peningkatan Pengetahuan Tentang Penyakit Dermatitis Kontak Pada Masyarakat Pesisir Desa Mola Kabupaten Wakatobi Kasliati; La Djabo Buton; Laode Muhamad Yasmin
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Di Indonesia dengan prevalensi dermatitis komtak berkisar antara 20-80% dengan antigen penyebab utamanya adalah nikel, potassium dikromat dan para fenilendiamin dan Desa Mola merupakan salah satu desa yang terletak di wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakan leaflet terhadap peningkatan pengetahuan tentang penyakit dermatitis kontak pada masyarakat pesisir Desa Mola Kabupaten Wakatobi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan one group pretest-postest design. Populasi dalam penelitian ini adalah 49 responden, dengan teknik penarikan sampel secara Simple Random Sampling yaitu 33 responden. Metode analisis menggunakan uji T dua sanpel berpasangan. Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh penyuluhan menguunakan leaflet terhadap peningkatan pengetahuan tentang penyakit dermatitis kontak dengan hasil uji statistik didapatkan nilai signifikan 0,000 (p<0,05) dan hasil analisis diperoleh nilai t hitung =-8,862 dan t tabel =1,692. Diharapkan agar masyarakat lebih mengembangkan pengetahuan mereka  dengan mengakses berbagai informasi tentang kesehatan diri dan keluarganya, sehingga dapat terhindar dari penyakit dermatitis kontak.
Hubungan Pengetahuan dan Pendapatan dengan Kepemilikan Jamban di Desa Puuwonua Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara Asriani; La Djabo Buton; Laode Muhamad Yasmin
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Hasil survei awal 8 responden (80%) memiliki pendapatan rata-rata di bawah Upah Minimum Regional (UMR) dan 2 responden (20%) pendapatannya sudah sesuai Upah Minimum Regional (UMR), sehingga masih terdapat masyarakat yang belum memiliki jamban di desa Puuwonua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepemilikan jamban di Desa Puuwonua Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah 126 responden dengan jumlah sampel sebanyak 56 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada 2 variabel yang memilki hubungan sedang dengan kepemilikan jamban di Desa Puuwonua Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara. Dapat dilihat hasil uji statistik chi-square pengetahuan (X2hitung = 4,648; phi = 0,277) dan pendapatan (X2hitung = 4,444; phi = 0,271). Diharapkan kepada aparat desa untuk meninjau kembali kondisi lingkungan di Desa Puuwonua, sehingga dapat diketahui fasilitas apa saja yang dimiliki dan tidak dimiliki oleh warga desa untuk menunjang meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Faktor yang Berhubungan dengan Pengelolaan Sampah di Desa Wawonga Jaya Kecamatan Kulisusu Utara Ramzan Ramzan; Toto Surianto S; La Djabo Buton
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i3.843

Abstract

Permasalahan sampah menjadi isu global yang dihadapi oleh negara-negara di dunia. Pada tahun 2021, Indonesia menghasilkan sekitar 29,8 juta ton sampah, dengan 17,54% atau sekitar 5,2 juta ton berupa sampah plastik. Sumber utama sampah berasal dari rumah tangga (40,88%), perniagaan (18,08%), pasar (17,34%), perkantoran (8,17%), fasilitas publik (6,32%), dan kawasan (5,8%). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Wowonga Jaya.Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 248 Kepala Keluarga. Besar sampel adalah 71 Kepala Keluarga yang dipilih melalui metode simple random sampling. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil Penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan dengan pengelolaan sampah (p=0,000), ada hubungan sikap dengan pengelolaan sampah (p=0,000), ada hubungan ketersediaan sarana dengan pengelolaan sampah (p=0,000), ada hubungan peran pemerintah desa dengan pengelolaan sampah (p=0,001). Diharapkan peningkatan program edukasi oleh pemerintah Desa, peningkatan fasilitas pengelolaan sampah, dan kolaborasi dengan komunitas lokal untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.