Sri Mulyani
Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Edukasi Masyarakat tentang pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Puusawah Jaya Harsina; Sirma Dewi; Isabelita Sultan; Agil Saputra; Niar Saparina; Titi Saparina; Leniati Ali; Sri Mulyani; Erwin Jayadipradja Azizi; Noviati; Ulfiana Dewi
Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan Vol. 1 No. 1 (2024): Pengabdian Kesehatan Pesisir dan Pertambangan
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/b7s9er66

Abstract

Demam berdarah dengue atau yang dikenal dengan DBD merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyakit demam berdarah sangat rentan terjadi pada kondisi pemukiman yang tidak peduli dengan kebersihan lingkungan. Hal ini dapat disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan penerapan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai cara pencegahan penyakit DBD. Penyuluhan dilakukan secara tatap muka selama  60 menit. Metode  yang dilakukan adalah  pendekatan sosialisasi melalui edukasi kepada  masyarakat. Sebelum dan sesudah penyuluhan, dilakukan pretest dan posttest menggunakan kuesioner untuk mengetahui pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat Desa Puusawah Jaya. Hasilnya pengetahuan masyarakat mengenai  DBD dan cara pencegahannya  (dari 63,6%  menjadi  91% ), sikap masyarakat terhadap DBD  ( dari 69,7% menjadi  87,9% ),dan perilaku masyarakat terhadap DBD (dari 69,7% menjadi 91%). Berdasarkan hal tersebut, disimpulkan bahwa terdapat peningkatan terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat tentang DBD  dan pencegahannya
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Peningkatan Penyakit Influenza di Desa Kaleroang Nurul Fatimah; Toto Surianto Subu; Sri Mulyani
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

UPT Puskesmas Kaleroang salah satu Puskesmas di wilayah pesisir yang mengalami peningkatan penyakit influenza tiga tahun berturut-turut, dari tahun 2020 sebanyak 1.001 kasus, tahun 2021 sebanyak 1.177 kasus dan tahun 2022 sebanyak 1.328 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan peningkatan penyakit influenza pada wilayah kerja UPT Puskesmas Kaleroang (studi di Desa Kaleroang). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian berjumlah 496 KK. Teknik pengambilan sampel proportional random sampling, dengan jumlah sampel 83 KK. Analisis data menggunakan uji chi square dan nilai phi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan berhubungan dengan penyakit influenza dengan nilai p= 0,022 (p<0,05), lingkungan rumah berhubungan dengan penyakit influenza dengan nilai p= 0,005 (p<0,05) dan iklim (cuaca) berhubungan dengan penyakit influenza dengan nilai p= 0,024 (p<0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan sedang antara pengetahuan, lingkungan rumah dan iklim (cuaca) dengan peningkatan penyakit infleunza pada wilayah kerja UPT Puskesmas Kaleroang. Saran dalam penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan pihak UPT Puskesmas agar lebih memperhatikan upaya promotif dan preventif terhadap penyakit influenza.
Hubungan Lingkungan Rumah dengan Kejadian ISPA Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Wolasi Muhammad Ananda Bakri; Erwin Azizi Jayadipraja; Sri Mulyani
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/

Abstract

Kasus penyakit ISPA di wilayah kerja Puskesmas Wolasi mengalami peningkatan kasus. Tahun 2020 sebesar 98 kasus, tahun 2021 sebesar 142 kasus dan tahun 2022 sebesar 297 kasus. Penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui hubungan lingkungan rumah dengan kejadian ISPA pada Balita di wilayah kerja Puskesmas Wolasi Kabupaten Konawe Selatan.  Jenis penelitian yang dilakukan dengan rancangan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 287 rumah dengan jumlah sampel sebesar 74 responden. Analisis data menggunakan uji chi-square (95%). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara kepadatan hunian dengan kejadian ISPA pada balita dengan nilai p = 0,000 < 0,05, ada hubungan jenis dinding rumah dengan kejadian ISPA dengan nilai p = 0,019 < 0,05, ada hubungan antara ventilasi dengan kejadian ISPA dengan nilai p = 0,001 < 0,05, dan ada hubungan antara pencahayaan dengan kejadian ISPA dengan nilai p Value = 0,016 < 0,05. Diharapkan kepada dinas kesehatan terkait dan khususnya Puskesmas Wolasi, agar lebih berperan dalam peningkatan pengetahuan masyarakat melalui penyuluhan sehingga pengetahuan masyarakat akan hal-hal yang berhubungan dengan kejadian ISPA meningkat guna untuk menekan angka kasus penyakit ISPA khususnya pada balita.
Determinan Sosial yang Berhubungan dengan Kunjungan Posyandu Lansia di Wilayah Pesisir Kecamatan Wawonii Timur Kabupaten Konawe Kepulauan Fenni Santika; Erwin Azizi Jayadipraja; Sri Mulyani
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i2.752

Abstract

Berdasarkan data Puskesmas Waworete, Tahun 2021 cakupan lansia yang berkunjung ke posyandu sebesar 53,6%, tahun 2022 turun menjadi 39,9%, dan pada tahun 2023 sebesar 52,4% kunjungan Posyandu Lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan sosial yang berhubungan dengan kunjungan posyandu lansia di wilayah pesisir Kecamatan Wawonii Timur Kabupaten Konawe Kepulauan. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan Crosss-Secional Study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 403 orang. dengan sampel 81 responden dengan cara simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan (x2hitung=6,775), sikap (x2hitung=9,826), dukungan keluarga (x2hitung=5,540), motivasi (x2hitung=8,116), psikososial (x2hitung=19,973) dengan kunjungan Posyandu Lansia. Berdasarkan uji keeratan hubungan diperoleh hubungan yang sedang pengetahuan dengan kunjungan Posyandu Lansia (φ = 0,415), sikap berhubungan sedang dengan kunjungan Posyandu Lansia (φ=0,473), dukungan keluarga berhubungan sedang dengan kunjungan Posyandu Lansia (φ= 0,488), motivasi berhubungan sedang dengan kunjungan Posyandu Lansia (φ= 0,442) dan psikososial berhubungan sedang dengan kunjungan Posyandu Lansia (φ= 0,521). Disarankan bagi lansia agar meingkatkan kepatuhan kunjungan ke Posyandu Lansia sebagai tempat pembinaan kesehatan lansia untuk meningkatkan kesehatan, kemampuan untuk mandiri dan produktif.
Kandungan E.Coli, Kadar Besi (Fe) pada Air PAMSIMAS dan Kondisi Kesehatan Masyarakat Kecamatan Laonti Bromo Kusumo Ahmad; Arnis Sampe; Sri Mulyani
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i2.756

Abstract

Air merupakan elemen penting bagi kehidupan manusia dan ekosistem secara keseluruhan. Ketersediaan akses terhadap air bersih dan sanitasi yang aman merupakan tantangan utama di banyak daerah, termasuk Kecamatan Laonti. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas mikrobiologis dan kimia air Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) dan Gambaran kondisi Kesehatan masyarakat di Kecamatan Laonti. Jenis Penelitian ini adalah survei dan laboratory research. Populasi masyarakat melibatkan seluruh rumah tangga yang menggunakan air PAMSIMAS dengan total 1.811 kepala keluarga dengan sampel 95 kepala keluarga. Hasil menunjukkan kandungan E. coli Desa Batu Jaya (A4) melebihi bakumutu (0 CFU/100 ml), menunjukkan adanya kontaminasi E. coli di semua outlet kran dengan tingkat tertinggi mencapai 40 CFU/100 mL. Konsentrasi kadar besi (Fe) dalam air PAMSIMAS pada semua titik masih berada di bawah baku mutu yang ditetapkan (0,2 mg/L). Persentase yang mengalami diare masih cukup tinggi (25,26%). Perlunya pemantauan terus-menerus dan tindakan perbaikan untuk memastikan air PAMSIMAS tetap memenuhi standar kualitas dan mendukung kesehatan masyarakat di Kecamatan Laonti.