Rendahnya keterampilan argumentasi lisan siswa SMA Parulian 2 Medan yang berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM 75) menjadi latar belakang dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan media audio podcast Anchor terhadap keterampilan argumentasi lisan siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian terdiri dari 27 siswa kelas XI MIA yang bertempat di SMA Parulian 2 Medan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Alur penelitian dilaksanakan secara bertahap melalui pemberian pretest, perlakuan (treatment) media Anchor, serta posttest. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan tes praktik berbicara lisan yang dinilai berdasarkan lima aspek argumentasi. Teknik analisis data mencakup analisis deskriptif (rata-rata dan simpangan baku) serta analisis inferensial dengan uji normalitas Lilliefors dan uji-t berpasangan (Paired Samples t-Test). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pretest sebesar 52,44 (SD=13,64, kategori kurang) meningkat menjadi 81,48 (SD=6,28, kategori baik) pada posttest. Uji hipotesis menghasilkan thitung =10,37>ttabel =2,056 (α=0,05, dk=26), yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Disimpulkan bahwa pemanfaatan media Anchor berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan argumentasi lisan siswa.