Illma Asfara
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS CAMPUR KODE DAN ALIH KODE PADA NOVEL “CANTIK ITU LUKA” KARYA EKA KURNIAWAN Dean Cahyani Akira; Ita Kurnia; Illma Asfara; Andini Dwi Maulina
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.736

Abstract

Analisis ini bertujuan untuk menyelidiki fenomena bahasa yang berupa campur kode dan alih kode dalam novel "Cantik Itu Luka" yang ditulis oleh Eka Kurniawan. Novel ini dipilih sebagai subjek analisis karena tidak hanya memiliki kekayaan naratif, tetapi juga mencerminkan realitas sosial dan sejarah masyarakat Indonesia yang memiliki beragam bahasa, terutama dalam konteks kolonialisme, perjuangan ideologi, dan dinamika budaya yang rumit. Fenomena campur kode dan alih kode dalam karya ini dianggap sebagai cerminan dari identitas, hubungan kekuasaan, serta latar belakang sosial para tokohnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui pembacaan setiap halaman, pencatatan kata yang mengandung elemen alih kode dan campur kode, serta klasifikasi berdasarkan teori sosiolinguistik. Analisis dilakukan secara terstruktur untuk mengidentifikasi bentuk, fungsi, dan konteks penggunaan campur kode serta alih kode dalam novel tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa campur kode dalam novel ini mencakup lebih dari sepuluh bahasa, baik asing maupun daerah, seperti bahasa Jawa, Inggris, Belanda, Prancis, Jepang, Arab, Sansekerta, dan lain-lain. Jenis campur kode yang ditemukan meliputi kata, frasa, serta istilah budaya yang khas dan memberikan kekuatan pada suasana cerita serta penggambaran karakter. Di sisi lain, alih kode terdeteksi dalam bentuk kalimat utuh atau potongan dialog, sering muncul dalam situasi komunikasi formal atau untuk menandai perbedaan status sosial. Hasil dari penelitian ini menekankan pentingnya analisis linguistik untuk memahami dimensi sosiolinguistik dalam sebuah karya sastra.
Pengembangan Media 3D (Smartbox : Petualangan di Dunia Rantai Kehidupan) Pada Materi Rantai Makanan Illma Asfara; Andini Dwi Maulina; Dean Cahyani Akira
Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Pendidikan Dasar - Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jpd.v17i1.64622

Abstract

This study aimed to develop a learning medium called 3D SmartBox: Adventure in the World of Food Chains for teaching food chain concepts to fifth-grade elementary school students. The research employed the Research and Development (R&D) method up to the initial product revision stage. Data were collected through interviews, media expert validation questionnaires, practicality questionnaires completed by one fifth-grade teacher, and response questionnaires completed by one fifth-grade student. The results showed that the SmartBox achieved a validity score of 87.7%, categorized as very valid, while the practicality scores from both the teacher and the student reached 96%, categorized as highly feasible. This learning medium was able to enhance students' motivation, active participation, and understanding of food chain concepts through concrete and visual learning experiences. However, some detachable components were found to be prone to coming loose during assembly and disassembly activities, indicating the need for improvements in materials and adhesive systems. Overall, the SmartBox is considered suitable for use as a science and social studies (IPAS) learning medium in elementary schools.