Muhammad Ramli Bukhari
Universitas Mulawarman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI PERAN PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI SMA/SMK SEDERAJAT DI SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR (STUDI KASUS SMK MEDIKA SAMARINDA) Muhlis Muhlis; Ahmad Fauzi; Azainil Azainil; Dwi Nugroho; Muhammad Ramli Bukhari
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah dalam implementasi pembelajaran berbasis teknologi di SMK Medika Samarinda, Kalimantan Timur. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan peningkatan kualitas pembelajaran melalui integrasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam proses belajar mengajar di tingkat sekolah menengah kejuruan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan strategis dalam mendorong implementasi pembelajaran berbasis teknologi melalui tiga aspek utama: (1) kepemimpinan visioner dalam merancang arah dan kebijakan digitalisasi sekolah, (2) pemberdayaan guru melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan teknologi pembelajaran, serta (3) penyediaan sarana dan prasarana TIK yang memadai untuk mendukung proses belajar mengajar. Meskipun demikian, masih terdapat kendala seperti keterbatasan anggaran, tingkat literasi digital yang bervariasi di kalangan guru, serta pemeliharaan infrastruktur teknologi. Secara keseluruhan, kepemimpinan kepala sekolah berperan penting dalam menciptakan budaya sekolah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan era digital.