Septa Ahmad Santoso
Universitas Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Citra Perempuan pada Legenda Putri Dayang Merindu Septa Ahmad Santoso; Muhammad Fuad; Siti Samhati; Munaris; Edi Suyanto
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 9 No. 2 (2026): November (on process)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/estetik.v9i2.17265

Abstract

Kajian mengenai citra perempuan dalam karya sastra, khususnya cerita rakyat, dapat membuka pemahaman masyarakat terhadap kedudukan, peran, dan representasi perempuan dalam kebudayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan citra tokoh utama perempuan dalam legenda Putri Dayang Merindu. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kutipan kata, frasa, kalimat, dan narasi yang menggambarkan citra tokoh Putri Dayang Merindu. Data diperoleh melalui teknik baca dan catat. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan simpulan sementara, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Putri Dayang Merindu dicitrakan sebagai perempuan yang memiliki kompleksitas. Ditinjau dari citra fisiknya, tokoh utama perempuan digambarkan sebagai perempuan cantik, anggun, dan menarik perhatian. Ditinjau dari aspek psikologis, tokoh perempuan dicitrakan sebagai sosok pendiam, tenang, dan menjaga kehormatan diri. Pada aspek keluarga, Putri Dayang Merindu digambarkan sebagai perempuan yang berasal dari lingkungan terhormat. Adapun dalam kehidupan masyarakat, tokoh perempuan dicitrakan sebagai pusat perhatian sosial, korban kuasa laki-laki, sekaligus simbol ingatan kolektif masyarakat. Dengan demikian, legenda Putri Dayang Merindu tidak hanya memuat kisah tragis tentang perempuan, tetapi juga merepresentasikan persoalan sosial budaya mengenai posisi perempuan dalam cerita rakyat.